Atletico Madrid Siap Tikung Inter Dalam perburuan Romero

Inter Milan menghadapi situasi rumit dalam upaya merekrut target mereka, Cristian Romero, yang berpotensi lepas ke tangan Atletico Madrid karena Nerazzurri belum mampu membuka jalan untuk menyelesaikan transfer dari Tottenham Hotspur.

Inter sebenarnya disebut sudah memiliki kesepakatan awal dengan Tottenham terkait kepindahan bek asal Argentina tersebut. Namun, rencana itu masih tertahan karena klub Serie A tersebut harus lebih dulu melakukan penjualan pemain untuk menyeimbangkan kondisi skuad dan keuangan.

Situasi ini membuat Atletico Madrid mulai melihat peluang untuk masuk dan mencoba merebut Romero dari genggaman Inter.

Inter Sudah Dekat dengan Kesepakatan Romero

Setelah meraih gelar Scudetto dan Coppa Italia musim lalu, Inter Milan memiliki ambisi besar untuk meningkatkan performa mereka di kompetisi Eropa, khususnya Liga Champions.

Namun, hingga saat ini pergerakan mereka di bursa transfer belum berjalan sesuai rencana. Beberapa target hampir berhasil didatangkan, tetapi akhirnya gagal pada tahap akhir.

Inter sebelumnya kalah bersaing dari Chelsea dalam perebutan Marco Palestra. Selain itu, transfer Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise juga batal setelah sang pemain gagal menjalani tes medis.

Kini, situasi serupa bisa terjadi pada Cristian Romero.

Menurut sejumlah laporan, Inter telah mencapai kesepakatan secara prinsip dengan Tottenham Hotspur untuk transfer Romero dengan nilai sekitar €40 juta. Namun, Nerazzurri belum bisa meresmikan langkah tersebut karena masih harus menyelesaikan beberapa persoalan internal.

Penjualan Pemain Jadi Hambatan Utama Inter

Masalah terbesar Inter saat ini adalah kebutuhan untuk melepas beberapa pemain sebelum mendatangkan Romero.

Manajemen Nerazzurri disebut harus menjual salah satu dari tiga pemain, yaitu:

  • Benjamin Pavard
  • Davide Frattesi
  • Kristjan Asllani

Ketiganya dianggap sebagai pemain yang bisa memberikan pemasukan penting sekaligus membuka ruang dalam skuad.

Namun, hingga kini belum ada kesepakatan konkret mengenai penjualan mereka.

Pavard, Frattesi, dan Asllani Jadi Kunci Bursa Inter

Benjamin Pavard menjadi salah satu nama yang cukup menarik perhatian.

Bek asal Prancis tersebut baru kembali setelah menjalani masa peminjaman di Olympique Marseille. Namun, Pavard disebut tidak terlalu tertarik untuk kembali menjalani masa pinjaman lain dan lebih memilih solusi permanen jika harus meninggalkan Inter.

Situasi berbeda terjadi pada Kristjan Asllani. Gelandang asal Albania tersebut sudah lama tidak masuk dalam rencana utama Nerazzurri. Musim lalu ia sempat dipinjamkan ke Torino dan Besiktas, tetapi gagal menunjukkan performa yang membuat klub-klub tersebut ingin mempermanenkannya.

Sementara itu, Davide Frattesi juga menjadi pemain yang masa depannya terus menjadi tanda tanya.

Gelandang timnas Italia tersebut sudah berada dalam situasi “setengah keluar” dari Inter selama hampir dua tahun. Meski memiliki kualitas dan banyak peminat, transfer permanen tak pernah benar-benar terwujud.

Atletico Madrid Mulai Masuk dalam Perburuan Romero

Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi Atletico Madrid untuk mencoba mengganggu rencana Inter.

Klub asuhan Diego Simeone itu baru saja menyelesaikan dua penjualan penting. Atletico melepas Matteo Ruggeri ke Aston Villa dengan nilai sekitar €18 juta plus bonus, serta menjual Nahuel Molina ke AS Roma dengan nilai sekitar €13 juta plus tambahan.

Dengan tambahan dana tersebut, Atletico memiliki ruang untuk bergerak di pasar transfer.

Menurut laporan dari media Spanyol, Marca, Atletico Madrid telah menyiapkan proposal sekitar €30 juta untuk Cristian Romero.

Jumlah tersebut masih berada di bawah permintaan Tottenham yang berada di angka sekitar €40 juta. Karena itu, Inter masih memiliki keunggulan dalam persaingan.

Namun, masalah utama bagi Nerazzurri adalah mereka belum bisa mengambil langkah final.

Tottenham Tidak Akan Menunggu Selamanya

Meskipun Inter berada di posisi terdepan, waktu menjadi faktor penting.

Tottenham tentu tidak akan menunggu tanpa batas jika ada klub lain yang datang dengan tawaran konkret. Apalagi Romero merupakan pemain penting yang memiliki nilai pasar tinggi setelah tampil konsisten di Premier League dan bersama tim nasional Argentina.

Jika Inter terlalu lama menyelesaikan masalah internal, Atletico Madrid bisa memanfaatkan situasi tersebut.

Bagi Inter, kehilangan Romero tentu menjadi pukulan besar. Bek berusia 28 tahun itu dianggap sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini belakang, terutama setelah klub membutuhkan tambahan kualitas dan pengalaman di sektor pertahanan.

Jika Pavard, Frattesi, atau Asllani segera menemukan klub baru, jalan menuju Romero akan kembali terbuka. Namun jika proses penjualan terus tertunda, Inter berisiko kehilangan salah satu target utama mereka musim panas ini.

Dengan Atletico Madrid mulai mendekat, Inter kini berpacu dengan waktu untuk mengamankan tanda tangan Cristian Romero sebelum peluang tersebut benar-benar hilang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*