
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan evaluasi usai hasil imbang 1-1 melawan AC Milan dalam laga pramusim yang berlangsung di Perth, Australia.
Meski pertandingan berlangsung kompetitif, Chivu menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah prioritas utama pada fase persiapan musim ini.
Pelatih asal Rumania itu lebih menyoroti kondisi kebugaran para pemain, perkembangan talenta muda, hingga situasi skuad yang kini dinilai cukup terbatas, terutama di sektor pertahanan.
Chivu: Hasil Bukan Prioritas di Bulan Agustus
Menurut Chivu, laga melawan Milan harus dilihat sebagai bagian dari proses membangun kesiapan tim menjelang musim 2026/2027.
Ia menilai baik Inter maupun Milan belum berada dalam kondisi fisik terbaik sehingga pertandingan lebih difokuskan untuk meningkatkan ritme permainan dan kebugaran pemain.
“Ini hanya pertandingan persahabatan di bulan Agustus. Baik kami maupun mereka belum berada dalam kondisi maksimal. Yang terpenting adalah mencoba memainkan sepak bola yang baik dan memberikan kemampuan terbaik meski kondisi fisik belum sepenuhnya siap,” ujar Chivu.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hasil pertandingan bukan menjadi tolok ukur utama dalam masa pramusim.
Cedera Yann Bisseck Jadi Perhatian Utama
Di balik hasil imbang tersebut, Chivu mengaku hal yang paling ia syukuri adalah mayoritas pemainnya terhindar dari cedera.
Satu-satunya insiden yang menjadi perhatian serius adalah benturan keras yang dialami Yann Bisseck di bagian belakang kepala menjelang akhir pertandingan.
“Hal yang saya bawa pulang adalah kesehatan para pemain. Selain Bisseck yang mengalami benturan keras di kepala, sisanya tidak ada masalah. Hal lainnya tidak terlalu penting,”
Meski begitu, Bisseck sendiri telah menenangkan para pendukung Inter melalui unggahan di media sosial dengan memastikan kondisinya baik-baik saja setelah pertandingan.
Pio Esposito dan Bonny Kembali Dapat Pujian
Selain membahas kondisi skuad, Chivu juga memberikan apresiasi kepada dua penyerang muda Inter, Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny.
Menurutnya, keduanya sudah membuktikan kualitas sejak musim lalu sehingga layak menjadi bagian dari skuad utama Nerazzurri.
“Mereka sudah menunjukkannya musim lalu. Mereka pantas berada di skuad ini dan merupakan juara Italia. Keduanya adalah pemain muda dengan talenta besar dan prospek yang sangat menjanjikan. Jangan lupa, mereka telah memberikan kontribusi besar kepada tim,”
Pujian tersebut menjadi sinyal bahwa Chivu siap memberikan kepercayaan lebih kepada para pemain muda sepanjang musim mendatang.
Chivu Akui Inter Kekurangan Bek Tengah
Salah satu pernyataan Chivu yang paling menarik perhatian adalah mengenai kondisi lini belakang Inter.
Saat ditanya mengenai Benjamin Pavard, sang juru taktik justru menyoroti terbatasnya pilihan bek tengah yang dimiliki saat ini selama pramusim.
“Saya berbicara tentang Pavard, Bisseck, Bastoni, dan Carlos Augusto yang ada di sini sekarang: hanya mereka yang kami miliki. Kami hanya memiliki empat pemain di posisi itu, dan mereka melakukan pekerjaan yang hebat dan memberikan yang terbaik,”
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa kedalaman skuad Inter di sektor pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dengan padatnya jadwal musim depan, memiliki hanya empat bek tengah tentu menjadi situasi yang cukup berisiko apabila terjadi cedera atau akumulasi kelelahan.
Tetap Puas dengan Kerja Keras Para Pemain
Meski mengakui jumlah bek tengah yang terbatas, Chivu tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemainnya.
Ia menilai keempat bek yang tersedia telah bekerja keras selama masa persiapan dan mampu menjalankan instruksi dengan baik.
“Saya senang untuk mereka semua karena kami berhasil memberikan menit bermain lebih banyak kepada masing-masing dari mereka.”
Rotasi pemain selama pramusim, menurut Chivu, sangat penting untuk membangun kebugaran sekaligus memberikan kesempatan kepada seluruh anggota skuad menunjukkan kualitasnya.

Leave a Reply