Inter Milan memastikan langkah ke semifinal Coppa Italia setelah menaklukkan Torino dengan skor 2-1 di babak perempat final.
Dalam laga tersebut, salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Issiaka Kamate, penggawa Inter U-23 yang berperan penting lewat assist pada gol pembuka Ange-Yoan Bonny.
Usai pertandingan, Kamate berbicara kepada Inter TV, membagikan pengalamannya di laga penting tersebut, termasuk pesan dari Cristian Chivu, rasa percaya diri, dan ambisinya bersama Nerazzurri.
Kunci Kemenangan atas Torino
Kamate menilai kemenangan Inter diraih berkat kerja keras sejak menit awal hingga akhir pertandingan.
“Hari ini kami bermain sangat baik untuk memenangkan laga ini. Torino adalah tim yang kuat. Dari awal sampai akhir, kami memberikan segalanya di lapangan dan memainkan pertandingan yang hebat,” ujar Kamate.
Menurutnya, disiplin dan semangat juang menjadi faktor utama keberhasilan Inter menyingkirkan Torino.
Assist Berharga untuk Bonny
Salah satu momen penting laga ini adalah umpan silang Kamate yang berbuah gol untuk Bonny. Ia mengungkap bahwa aksinya terjadi berkat instruksi langsung dari pelatih.
“Pelatih menyuruh saya maju dan berani menghadapi lawan satu lawan satu. Saya langsung melakukannya, masuk dengan kaki kanan, lalu Bonny sangat hebat dalam menyundul bola,” jelasnya.
Assist ini menjadi bukti kepercayaan pelatih kepada Kamate, sekaligus menunjukkan kualitas teknis pemain muda tersebut.
Kepercayaan Penuh dari Cristian Chivu
Kamate mengaku sangat merasakan dukungan dan kepercayaan dari sang pelatih. Hubungan yang sudah terjalin lama membuatnya tampil tanpa tekanan.
“Kepercayaan dari pelatih? Tentu saya merasakannya. Ia sudah mengenal saya sejak lama, memberi saya banyak nasihat sebelum pertandingan, dan itu membuat saya tenang di lapangan. Chivu sangat percaya kepada saya,”
Kepercayaan ini menjadi modal penting bagi Kamate untuk terus berkembang di level tertinggi.
Ambisi Bermain di Tim Utama Inter
Sebagai pemain muda, Kamate memiliki mimpi besar: menjadi bagian tetap dari tim utama Inter. Ia menegaskan bahwa dirinya bekerja keras setiap hari untuk mewujudkan impian tersebut.
“Target saya seperti pemain muda lainnya, yaitu bermain bersama tim utama Inter. Saya berlatih setiap hari dan berharap bisa sampai di sana,” katanya.
Ia juga mengaku banyak belajar dari para bintang Nerazzurri, seperti Marcus Thuram, Lautaro Martinez, dan Ange-Yoan Bonny.
“Saya mencoba mengambil hal-hal positif dari semua pemain. Saya suka cara bermain Thuram, Lautaro, dan Bonny.” Tambahnya.
Regenerasi Inter Berjalan Positif
Penampilan Kamate menunjukkan bahwa proses regenerasi di Inter berjalan dengan baik. Keberanian Chivu memberikan kesempatan kepada pemain muda mulai membuahkan hasil, terutama di kompetisi seperti Coppa Italia.
Dengan dukungan pelatih, kerja keras, dan mentalitas yang tepat, Kamate berpotensi menjadi aset penting Nerazzurri di masa depan.

Leave a Reply