Setelah Amankan Scudetto, Chivu Juga Incar Rekor Gol Baru

Inter Milan tengah bersiap menyambut pesta besar usai memastikan gelar Serie A musim ini (2025-26).

Laga pekan ke-37 Serie A melawan Hellas Verona malam ini di Stadio Giuseppe Meazza akan menjadi momen spesial, bukan hanya karena perayaan, tetapi juga karena masih ada satu target penting yang ingin dicapai.

Di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, Inter masih berpeluang mencatatkan rekor baru dalam sejarah klub.

Target 89 Gol: Rekor Conte dan Inzaghi di Ujung Ancaman

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter masih mengejar angka 89 gol dalam satu musim Serie A format 20 tim.

Rekor tersebut sebelumnya dicatat dalam dua era berbeda:

  • Antonio Conte pada musim 2020/21
  • Simone Inzaghi pada musim 2023/24

Kedua musim tersebut berakhir dengan catatan 89 gol, menjadikannya standar tertinggi dalam sejarah Inter modern di Serie A.

Saat ini, Inter sudah mengoleksi 85 gol dari 36 pertandingan, dengan rata-rata lebih dari dua gol per laga.

Chivu Bisa Ukir Sejarah di Musim Perdananya

Menariknya, Cristian Chivu yang menjalani musim pertamanya sebagai pelatih kepala, memiliki peluang besar untuk melampaui rekor tersebut.

Dengan dua laga tersisa melawan Verona dan Bologna, Inter hanya membutuhkan 5 gol tambahan untuk mencatat sejarah baru.

Verona sendiri memiliki salah satu lini pertahanan terburuk di Serie A, sementara Bologna sudah tidak memiliki kepentingan besar di akhir musim. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Inter untuk menambah banyak gol.

Lebih dari Sekadar Rekor Gol

Selain target 89 gol, Inter juga berpeluang mengakhiri musim dengan 91 poin. Namun, angka tersebut masih belum cukup untuk menyalip rekor-rekor tertinggi Serie A sepanjang masa.

Rekor 94 poin milik Simone Inzaghi masih lebih tinggi, disusul 97 poin dari Roberto Mancini pada musim 2006/07.

Namun, rekor tertinggi masih dipegang oleh Antonio Conte bersama Juventus dengan 102 poin pada musim 2013/14.

Musim Sempurna di Depan Mata Inter

Musim ini bisa menjadi salah satu yang paling produktif dalam sejarah Inter modern. Selain gelar juara Serie A, Nerazzurri juga telah memenangkan trofi Coppa Italia di musim yang sama, memperkuat dominasi mereka di kompetisi domestik.

Kini, perhatian tertuju pada dua laga terakhir yang bisa menentukan apakah Inter akan menutup musim dengan rekor baru atau hanya menyamai pencapaian sebelumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*