
Udinese menghadapi masalah serius menjelang lawatan ke markas Inter Milan pada laga pekan ke-4 Serie A 2026-27, Selasa mendatang. Pelatih Kosta Runjaic dipastikan tidak bisa menurunkan sejumlah pemain penting akibat cedera dan kondisi medis.
Setidaknya Empat pemain Udinese harus absen dalam pertandingan yang akan berlangsung di San Siro tersebut. Kondisi ini terutama memberikan dampak besar terhadap komposisi pemain I Bianconeri.
Solet dan Tiga Pemain Lain Absen
Salah satu kehilangan terbesar Udinese adalah Oumar Solet. Bek tersebut mengalami masalah otot sehingga belum bisa memperkuat tim saat menghadapi Inter.
Seperti yang dilaporkan FCInter1908, selain Solet, Udinese juga tidak dapat mengandalkan Palma, Zaniolo, dan Piotrowski.
Palma dan Zaniolo sudah lebih dahulu masuk daftar pemain yang absen dalam jangka panjang. Sementara itu, Piotrowski harus menjalani prosedur ablasi jantung, sehingga dipastikan tidak tersedia untuk pertandingan melawan Nerazzurri.
Situasi tersebut membuat Runjaic harus bekerja dengan skuad yang lebih terbatas.
Runjaic Punya Masalah di Lini Belakang
Absennya Solet menjadi persoalan tersendiri bagi Udinese karena Runjaic kini harus mencari formula terbaik untuk menghadapi lini serang Inter.
Dalam kondisi saat ini, pelatih asal Jerman tersebut diperkirakan menggunakan formasi tiga bek.
Kabasele, Abankwah, dan Ebosse menjadi kandidat utama untuk mengisi lini belakang. Namun, masih ada peluang Bertola mendapatkan kepercayaan sejak menit pertama.
Keputusan tersebut tentu tidak mudah karena Inter memiliki sejumlah pemain ofensif yang mampu memberikan tekanan melalui berbagai cara.
Runjaic harus memastikan koordinasi tiga bek Udinese berjalan sempurna jika ingin meredam agresivitas tuan rumah.
Lini Tengah Hampir Tidak Punya Banyak Pilihan
Krisis pemain juga terasa di sektor tengah.
Miller dan Karlstrom diperkirakan menjadi duet utama di lini tengah Udinese. Keduanya kemungkinan besar akan mendapat tugas berat untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus menghadapi dominasi penguasaan bola Inter.
Di bangku cadangan, Lovric dan Zarraga menjadi opsi alternatif apabila Runjaic membutuhkan perubahan selama pertandingan.
Sementara itu, sektor sayap kemungkinan dipercayakan kepada Vojvoda dan Kamara.
Keduanya akan memiliki peran penting karena sistem permainan Udinese membutuhkan kontribusi besar dari pemain yang beroperasi di sisi lapangan, terutama ketika harus bertahan menghadapi tekanan Inter.
Ekkelenkamp dan Unai Gomez Dukung Keinan Davis
Di lini depan, Runjaic diperkirakan menempatkan Ekkelenkamp dan Unai Gomez di belakang Keinan Davis.
Davis akan menjadi tumpuan utama Udinese untuk memberikan ancaman kepada pertahanan Inter. Peran pemain asal Inggris tersebut akan semakin penting karena Udinese kemungkinan harus lebih banyak mengandalkan transisi dan serangan balik.
Bayo dan Gueye diprediksi memulai pertandingan dari bangku cadangan dan bisa menjadi opsi ketika pertandingan memasuki babak kedua.
Keduanya dapat memberikan energi baru apabila Udinese membutuhkan perubahan pendekatan di lini serang.
Jovanovic Berpeluang Jalani Debut
Sementara itu, rekrutan baru Udinese, Jovanovic juga masuk dalam pertimbangan Runjaic.
Jovanovic berpeluang mencatatkan debut bersama tim barunya. Namun, kesempatan tersebut sangat bergantung pada situasi pertandingan dan kondisi tim.
Runjaic dikenal tidak terburu-buru memainkan pemain yang baru bergabung atau belum memiliki cukup waktu untuk beradaptasi dengan sistem permainan tim.
Karena itu, meskipun Jovanovic siap menjadi alternatif, debutnya di San Siro belum bisa dipastikan.
Chakvetadze Sudah Kembali ke Skuad
Ada sedikit kabar positif bagi Udinese. Chakvetadze sudah masuk dalam daftar pemain yang dipanggil ketika menghadapi Lazio.
Namun, pemanggilan tersebut belum berarti sang pemain siap tampil.
Untuk sementara, Chakvetadze lebih ditujukan untuk kembali berlatih bersama kelompok pemain dan membangun kondisi fisiknya. Peluangnya untuk mendapatkan menit bermain masih sangat kecil.
Dengan demikian, Udinese tetap harus menghadapi Inter dengan sejumlah keterbatasan.
Tantangan Berat di San Siro
Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Inter menjadi tantangan besar bagi Udinese.
Runjaic harus menyusun komposisi terbaik dengan pilihan pemain yang terbatas, terutama di lini belakang. Absennya Solet dan Piotrowski semakin mempersempit ruang manuver sang pelatih.
Di sisi lain, Inter tentu akan berusaha memanfaatkan situasi tersebut untuk menekan sejak awal pertandingan.
Udinese membutuhkan organisasi pertahanan yang disiplin, efektivitas dalam transisi, serta keberanian untuk memanfaatkan setiap peluang yang didapat.
Bagi Runjaic, laga di San Siro bukan hanya soal menghadapi salah satu tim kuat Serie A. Ini juga menjadi ujian bagaimana Udinese mampu bertahan ketika harus bermain dengan skuad yang tidak berada dalam kondisi ideal.
Dengan empat pemain absen dan beberapa nama lainnya belum sepenuhnya siap, Udinese harus menemukan solusi cepat jika ingin mencuri hasil positif dari markas Inter Milan.

Leave a Reply