Pedullà: Inter Sudah Lama Pantau Singo, Namun Situasinya Kini Berubah

Rumor yang mengaitkan Wilfried Singo dengan Inter Milan kembali menghangat dalam beberapa hari terakhir. Bek asal Pantai Gading yang kini memperkuat Galatasaray disebut-sebut masuk radar Nerazzurri untuk memperkuat lini pertahanan pada bursa transfer musim panas.

Namun, pakar transfer Italia, Alfredo Pedullà menilai peluang transfer tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Meski Inter sudah lama mengagumi Singo, kondisi saat ini membuat operasi transfer menjadi jauh lebih rumit dibanding beberapa tahun lalu.

Inter Sudah Memantau Singo Sejak Masih di Torino

Dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, Alfredo Pedullà mengungkap bahwa ketertarikan Inter terhadap Singo sebenarnya bukan hal baru.

Menurutnya, Nerazzurri sudah melakukan penjajakan sekitar empat tahun lalu, ketika Singo masih membela Torino.

Saat itu, Inter sedang mengantisipasi kemungkinan hengkangnya Denzel Dumfries, yang sempat menjadi incaran sejumlah klub besar Inggris.

“Saya ingin menjawab lima atau enam pertanyaan yang masuk mengenai Singo dan apakah dia menjadi target Inter. Empat musim panas lalu saya sudah membahas situasi ini. Saat itu Dumfries sebenarnya tidak benar-benar tak tersentuh jika ada tawaran besar,” ujar Pedulla.

Pedullà menjelaskan bahwa pada periode tersebut bukan Real Madrid yang menjadi ancaman utama bagi Inter, melainkan beberapa klub Premier League, termasuk Chelsea.

Singo Sempat Menjadi Kandidat Pengganti Dumfries

Ketika masa depan Dumfries masih belum pasti, Inter mulai mencari beberapa alternatif di posisi bek kanan atau wing-back.

Singo menjadi salah satu nama favorit karena tampil impresif bersama Torino dan dianggap memiliki karakter permainan yang cocok dengan sistem Nerazzurri.

Menurut Pedullà, saat itu harga sang pemain masih berada dalam kisaran yang realistis sehingga Inter sempat melakukan pendekatan awal.

Namun, pada akhirnya Dumfries tetap bertahan sehingga rencana mendatangkan Singo tidak pernah berkembang menjadi negosiasi serius.

Situasi Kini Sudah Berubah Drastis

Meski ketertarikan Inter tidak pernah benar-benar hilang, Pedullà menilai kondisi saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.

Ia menyebut sejumlah faktor yang membuat transfer Singo menjadi lebih sulit diwujudkan.

“Menurut saya, situasinya telah berubah. Sekarang ada klausul pelepasan sekitar 55 juta euro, gaji 4 juta euro per musim yang masih bisa bertambah lewat bonus, dan bernegosiasi dengan Galatasaray juga bukan perkara mudah,”

Nilai transfer yang melonjak drastis membuat Singo tidak lagi menjadi opsi yang mudah dijangkau oleh Inter.

Inter Masih Menyukai Singo

Meski peluang transfer mengecil, Pedullà menegaskan bahwa Inter tetap mengagumi kualitas pemain berusia 25 tahun tersebut.

Menurutnya, situasi Singo mirip dengan Trevoh Chalobah, pemain yang juga sempat lama masuk radar Nerazzurri.

Namun, perkembangan pasar membuat kondisi berubah.

Harga transfer meningkat, tuntutan gaji ikut naik, sehingga Inter harus mempertimbangkan ulang kelayakan investasi tersebut.

“Inter memang sudah lama menyukai Singo, seperti mereka juga menyukai Chalobah. Namun harga berubah, gaji meningkat, sehingga untuk saat ini saya melihatnya hanya sebagai sebuah kemungkinan.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*