Pavard Ingin Ikuti Jejak Perisic, Siap Rebut Tempat Utama di Inter Milan

Masa depan Benjamin Pavard di Inter Milan masih menjadi salah satu teka-teki pada bursa transfer musim panas ini.

Setelah kembali dari masa peminjamannya, bek asal Prancis itu dikabarkan ingin membuka lembaran baru dan memperjuangkan kembali tempatnya di skuad utama asuhan Cristian Chivu.

Menurut laporan Corriere dello Sport, kisah Pavard memiliki kemiripan dengan perjalanan Ivan Perisic beberapa tahun lalu. Saat itu, Perisic sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen, sukses meraih gelar Liga Champions, lalu kembali ke Inter dengan performa yang jauh lebih matang hingga menjadi salah satu pemain kunci di Inter. Kini, Pavard berharap bisa menempuh jalan yang sama.

Pavard Datang dengan Mentalitas Baru

Setelah menjalani musim yang kurang memuaskan saat dipinjamkan ke Marseille, Pavard kembali ke Appiano Gentile dengan tekad besar untuk membuktikan kualitasnya.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pemain berusia 30 tahun itu menunjukkan sikap yang jauh lebih positif dibanding sebelumnya. Ia ingin memanfaatkan masa pramusim sebagai kesempatan emas untuk meyakinkan Cristian Chivu bahwa dirinya masih layak menjadi bagian penting dalam proyek Inter.

Meski demikian, peluang bertahan belum sepenuhnya aman. Inter tetap membuka kemungkinan melepas Pavard apabila ada klub yang datang dengan tawaran yang dianggap sesuai.

Chivu Akan Menentukan Nasib Pavard

Selama pemusatan latihan musim panas ini, Pavard harus menunjukkan performa terbaiknya, bukan hanya di hadapan Chivu, tetapi juga kepada manajemen serta rekan-rekan setimnya.

Apabila mampu tampil konsisten dan memenuhi kebutuhan taktik sang pelatih, bukan tidak mungkin ia akan kembali mendapatkan tempat di lini belakang Nerazzurri.

Namun apabila gagal meyakinkan tim pelatih, Inter siap mempertimbangkan penjualan permanen demi membuka ruang bagi pemain baru.

Inter Sudah Siapkan Skenario Pengganti

Manajemen Inter juga telah menyusun rencana cadangan jika Pavard benar-benar hengkang.

Alih-alih mengeluarkan dana besar, Nerazzurri dikabarkan lebih memilih merekrut bek berpengalaman dengan biaya yang lebih terjangkau. Strategi tersebut mengingatkan pada perekrutan Francesco Acerbi pada tahun 2022, ketika Inter berhasil mendapatkan pemain sarat pengalaman tanpa harus membebani kondisi finansial klub.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebijakan Oaktree yang tetap mengutamakan keseimbangan ekonomi tanpa mengurangi daya saing tim.

Apabila Pavard akhirnya mampu membuktikan diri dan bertahan di Giuseppe Meazza, kebutuhan Inter untuk mendatangkan bek baru bisa berkurang secara signifikan.

Sebaliknya, jika sang pemain memilih hengkang atau menerima tawaran dari klub lain, Nerazzurri sudah memiliki rencana untuk mencari sosok pengganti yang berpengalaman dengan biaya yang tetap terkendali.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*