Marotta Sentil Liverpool dan Tegaskan Bursa Transfer Inter Milan Hampir Ditutup

Inter Milan melalui Presiden mereka, Beppe Marotta, kembali menegaskan sikap tegas klub dalam menghadapi bursa transfer musim dingin.

Menjelang laga melawan Cremonese, Marotta buka suara soal sejumlah rumor transfer, termasuk ketertarikan Liverpool terhadap Denzel Dumfries dan kegagalan mendatangkan Moussa Diaby.

Dalam wawancara bersama Sky Sport yang dikutip FCInterNews, Marotta menjelaskan bahwa Inter menjalani bursa transfer Januari dengan pendekatan yang tenang dan penuh perhitungan.

Inter Tidak Terburu-buru di Bursa Transfer

Marotta menegaskan bahwa Inter tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk menambah pemain.

“Kami menjalani bursa transfer ini dengan tenang karena tidak ada celah besar dalam skuad, kecuali Dumfries yang baru pulih dari operasi,” ujar Marotta.

Menurutnya, Inter hanya akan bergerak jika ada peluang yang benar-benar masuk akal dari sisi teknis maupun finansial.

“Kami siap berinvestasi, tetapi hanya jika peluang tersebut tepat. Sayangnya, kesempatan itu tidak muncul,” tambahnya.

Sikap ini menunjukkan bahwa manajemen Nerazzurri tetap memegang prinsip kehati-hatian dalam membangun tim.

Transfer Moussa Diaby Gagal Terwujud

Dalam beberapa hari terakhir, nama Moussa Diaby santer dikaitkan dengan Inter Milan. Winger asal Prancis yang kini membela Al-Ittihad itu dianggap bisa menambah kualitas lini serang.

Namun, Marotta memastikan bahwa negosiasi tersebut tidak pernah berkembang serius.

“Diaby memang sempat kami tanyakan. Dia bisa meningkatkan kualitas tim, tetapi kondisinya tidak memungkinkan. Karena itu, saya rasa bursa transfer kami sudah ditutup,” jelasnya.

Pernyataan ini sekaligus memupus harapan fans yang berharap Inter mendatangkan pemain baru di sektor sayap.

Marotta Kritik Cara Liverpool Dekati Dumfries

Salah satu pernyataan paling tegas Marotta tertuju pada Liverpool, yang dikabarkan tertarik memboyong Denzel Dumfries.

Marotta menilai pendekatan klub Inggris tersebut tidak dilakukan secara profesional.

“Untuk Dumfries, ada beberapa panggilan telepon yang dilakukan dengan cara tidak tepat dan hanya berpotensi mengganggu stabilitas tim,” tegasnya.

Meski begitu, ia memastikan bahwa bek asal Belanda itu tetap bertahan di Giuseppe Meazza.

“Dia akan tetap bersama kami,” tambahnya singkat.

Situasi Perisic dan Frattesi

Selain Dumfries, Marotta juga membahas situasi Ivan Perisic dan Davide Frattesi.

Terkait Perisic, Marotta mengatakan:

“Ia ingin menyelesaikan musim ini bersama kami. Tapi tidak ada kondisi yang memungkinkan transfer. Selain beberapa panggilan, tidak ada yang konkret,”

Sementara itu, soal Frattesi yang kerap dikabarkan ingin hengkang, Marotta memberikan klarifikasi.

“Kami tidak pernah menahan pemain yang ingin pergi. Frattesi tidak pernah menyampaikan keinginan tersebut. Artinya, dia nyaman di sini,”

Ia juga memahami keinginan pemain untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

“Itu hal yang wajar, dan dia akan mendapat kesempatan.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*