Marcus Thuram Selalu Berbahaya Saat Hadapi Roma, Statistik Jadi Buktinya

Marcus Thuram menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan dalam duel Roma vs Inter Milan di Olimpico pada pekan ke-5 Serie A 2026-27, Sabtu (19/9/26) pukul 23.00 WIB.

Penyerang asal Prancis tersebut memiliki catatan menarik setiap kali berhadapan dengan Giallorossi di Serie A.

Dengan performa ofensif yang terus konsisten, Thuram berambisi melanjutkan kontribusinya dalam menciptakan gol maupun peluang bagi Inter. Statistik yang dirangkum Opta menunjukkan bahwa Roma merupakan salah satu lawan yang cukup sering menjadi korban produktivitas sang penyerang.

Roma Termasuk Lawan Favorit Thuram

Statistik Thuram ketika menghadapi Roma cukup mencolok.

Opta mencatat bahwa Thuram telah terlibat dalam Lima gol dari Empat pertandingan melawan Roma di Serie A.

Artinya, dari empat pertemuan tersebut, Thuram rata-rata berkontribusi terhadap lebih dari satu gol setiap pertandingan ketika menghadapi Giallorossi.

Catatan itu menempatkan Roma sebagai salah satu lawan yang paling sering menjadi sasaran kontribusi ofensif Thuram sejak bermain di Serie A.

Hanya menghadapi Torino, dengan tujuh keterlibatan gol, Thuram memiliki catatan yang lebih baik di kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut.

Thuram Terlibat dalam 12 Gol pada 9 Penampilan Terakhir

Thuram memasuki pertandingan melawan Roma dengan modal performa ofensif yang impresif.

Menurut data Opta, Thuram telah terlibat langsung dalam 12 gol dalam sembilan penampilan terakhirnya di Serie A.

Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi Thuram dalam memberikan ancaman di lini depan. Kontribusinya tidak hanya berupa mencetak gol, tetapi juga membantu terciptanya peluang dan gol bagi rekan-rekannya.

Kemampuan Thuram dalam bergerak mencari ruang menjadi salah satu senjata penting Inter. Ketika mendapatkan ruang di belakang garis pertahanan lawan, kecepatan dan kekuatan fisiknya dapat memberikan masalah besar bagi bek lawan.

Thuram Sedang Berada dalam Momentum Positif

Performa Thuram dalam beberapa pertandingan terakhir juga memberikan alasan bagi Inter untuk berharap banyak.

Keterlibatannya dalam 12 gol selama sembilan penampilan terakhir Serie A menunjukkan bahwa ia bukan hanya pemain yang menunggu bola di kotak penalti. Thuram aktif dalam rangkaian serangan dan mampu memberikan kontribusi dalam berbagai situasi.

Hal tersebut semakin penting bagi Inter karena Cristian Chivu membutuhkan variasi dalam serangan. Permainan Nerazzurri tidak selalu bergantung pada satu pemain untuk mencetak gol.

Jika lawan memberikan ruang, Thuram dapat menyerangnya dengan kecepatan. Jika pertahanan bermain lebih dalam, ia bisa memanfaatkan kekuatan fisik dan kemampuannya dalam kombinasi bersama rekan setim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*