Filip Stankovic Ungkap Dua Idolanya di Inter Milan

Kiper Venezia, Filip Stankovic terus mempersiapkan diri untuk menghadapi musim baru bersama timnya di Serie A.

Setelah menimba pengalaman dalam beberapa musim terakhir, putra legenda Inter Milan, Dejan Stankovic, kini siap mengambil peran lebih besar sebagai penjaga gawang utama klub berjuluk I Lagunari tersebut.

Dalam wawancara bersama Sky Sport, Stankovic mengungkapkan bagaimana pelatih Giovanni Stroppa membantunya berkembang, terutama dalam aspek distribusi bola dan membangun serangan dari lini belakang.

Stroppa Ubah Cara Bermain Filip Stankovic

Kiper berusia muda itu mengaku mendapatkan banyak pelajaran baru sejak bekerja sama dengan Stroppa.

Menurutnya, sang pelatih membuka sudut pandang berbeda mengenai peran modern seorang penjaga gawang.

“Pelatih Stroppa membuat saya mencoba banyak permainan baru yang sebelumnya tidak pernah saya lihat. Dia membuka cara pandang baru bagi saya dan saya sangat senang bekerja dengannya beserta staf pelatih yang terus membantu saya berkembang, terutama dalam permainan kaki dan membangun serangan dari belakang,” ujar Stankovic.

Perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi Stankovic untuk bersaing di Serie A, kompetisi yang kini semakin menuntut kiper memiliki kemampuan distribusi bola yang baik selain piawai melakukan penyelamatan.

Julio Cesar dan Handanovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil

Meski kini membela Venezia, Stankovic mengaku tidak pernah melupakan Inter, klub tempat ia dibesarkan sejak akademi. Ia pun menyebut dua nama yang menjadi inspirasinya sejak kecil, yakni Julio Cesar dan Samir Handanovic.

Julio Cesar merupakan sosok pertama yang membuatnya jatuh cinta pada posisi penjaga gawang. Namun, ketika mulai berlatih bersama tim utama Inter, Stankovic mendapat kesempatan langka untuk belajar langsung dari Handanovic.

Pengalaman itu menjadi salah satu momen paling berharga dalam perjalanan kariernya.

“idolaku selalu adalah Julio Cesar, tetapi kemudian aku juga selalu menjadikan Samir Handanovic sebagai inspirasi,” tambahnya.

Pelajaran Berharga dari Samir Handanovic

Stankovic mengungkapkan bahwa ia selalu berusaha menyerap sebanyak mungkin ilmu dari Handanovic, bukan hanya soal teknik menjaga gawang, tetapi juga profesionalisme sebagai pesepak bola.

“Saya berlatih bersamanya selama dua atau tiga tahun dan setiap hari adalah pelajaran berharga. Saya berusaha menyerap semua yang bisa saya pelajari, baik saat menjaga gawang, bermain dengan kaki, maupun di luar lapangan karena dia adalah seorang profesional sejati,”

Ia kemudian menjelaskan kualitas yang paling membekas dari mantan kapten Inter tersebut.

“Saya sangat menyukai sosok yang datang paling awal ke tempat latihan dan pulang paling akhir. Dia memperhatikan setiap detail, dan saya berusaha menjadi sedikit seperti dirinya.”

Siap Membuktikan Diri di Serie A

Musim baru menjadi kesempatan emas bagi Filip Stankovic untuk menunjukkan kualitasnya di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Dengan bekal pengalaman dari akademi Inter, pembelajaran langsung dari sosok seperti Samir Handanovic, serta sentuhan taktik Giovanni Stroppa, ia berharap mampu berkembang menjadi salah satu kiper muda terbaik di Serie A.

Bagi Stankovic, perjalanan kariernya baru dimulai. Namun, filosofi kerja keras dan profesionalisme yang diwarisi dari dua idolanya di Inter diyakini akan menjadi fondasi penting untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*