
Upaya Inter Milan untuk mendatangkan Djed Spence pada bursa transfer musim panas ini menghadapi tantangan baru.
Setelah sebelumnya terkendala nilai transfer yang tinggi, kini muncul faktor lain yang membuat negosiasi semakin rumit, yakni keinginan pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, yang dikabarkan ingin mempertahankan sang pemain.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, De Zerbi menilai Spence sebagai bagian penting dari proyeknya dan tidak ingin melepas bek kanan asal Inggris tersebut, kecuali ada tawaran yang benar-benar menggiurkan.
De Zerbi Ingin Spence Tetap Bertahan di Tottenham
Spence menjadi salah satu pemain yang tampil impresif dalam beberapa bulan terakhir. Penampilannya di ajang Piala Dunia 2026 semakin memperkuat keyakinan Tottenham untuk mempertahankannya.
Bek berusia 25 tahun itu menunjukkan paket kemampuan yang lengkap. Selain memiliki kecepatan dan agresivitas saat membantu serangan, Spence juga tampil disiplin ketika bertahan.
Salah satu aksi yang paling mendapat sorotan adalah saat ia melakukan penyelamatan krusial dengan mengejar dan menggagalkan peluang Giuliano Simeone dalam laga melawan Argentina.
Penampilan tersebut semakin meyakinkan De Zerbi bahwa Spence layak menjadi bagian penting dari skuad Tottenham musim depan.
Harga Spence Melonjak Menjadi 40 Juta Euro
Selain keinginan sang pelatih mempertahankannya, Inter juga harus menghadapi kenaikan harga yang dipasang Tottenham.
Jika sebelumnya angka sekitar 35 juta euro dianggap cukup untuk membuka negosiasi, kini klub London tersebut hanya bersedia mempertimbangkan tawaran mulai 40 juta euro.
La Gazzetta dello Sport menilai kenaikan harga ini tidak lepas dari kondisi pasar transfer di Inggris yang terus mengalami inflasi.
Transfer-transfer besar seperti Elliot Anderson ke Manchester City maupun Sandro Tonali ke Tottenham disebut turut memengaruhi standar valuasi pemain di Premier League, sehingga klub-klub Inggris semakin percaya diri memasang harga tinggi.
Inter Belum Menyerah Kejar Spence
Meski situasi semakin sulit, Inter belum mengibarkan bendera putih.
Manajemen Nerazzurri masih menempatkan Spence sebagai target utama untuk memperkuat sektor kanan, posisi yang menjadi salah satu prioritas utama Cristian Chivu pada musim ini.
Keunggulan Spence tidak hanya terletak pada kualitas teknisnya, tetapi juga karena ia sudah mengenal atmosfer sepak bola Italia.
Sebelumnya, pemain asal Inggris itu pernah memperkuat Genoa, sehingga proses adaptasinya diperkirakan akan berjalan lebih cepat jika bergabung dengan Inter.
Di sisi lain, laporan tersebut menyebut Spence juga antusias dengan peluang kembali bermain di Serie A, terutama jika mengenakan seragam Nerazzurri.

Leave a Reply