
Cristian Chivu kembali mendapatkan apresiasi atas pencapaiannya bersama Inter Milan. Kali ini, pujian datang dari pelatih Genoa, Daniele De Rossi.
De Rossi memberikan komentarnya kepada SportMediaset menjelang pertemuan Genoa dengan Inter di babak 16 besar Coppa Italia.
Menariknya, pembicaraan tersebut tidak hanya mengenai pertandingan, tetapi juga perjalanan Chivu sebagai pelatih Nerazzurri.
Menurut De Rossi, pencapaian Chivu bersama Inter musim lalu jauh lebih istimewa daripada yang terlihat di permukaan.
De Rossi: Pencapaian Chivu Sering Dianggap Biasa
De Rossi mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengetahui Chivu memiliki ketertarikan terhadap dunia kepelatihan. Keduanya bahkan masih sering berkomunikasi hingga sekarang.
“Kami pernah saling berbicara dan terus mengikuti satu sama lain. Kami selalu berhubungan, dan saya tahu dia memiliki semangat ini,” ujar De Rossi kepada SportMediaset.
De Rossi juga memiliki alasan pribadi untuk mengikuti perjalanan Chivu sebagai pelatih. Chivu pernah menghadapi ayah De Rossi ketika masih bermain dan bahkan berhasil memenangkan sebuah final perebutan gelar.
“Saya juga mengikutinya ketika dia melatih Primavera,” lanjut De Rossi.
Chivu kemudian melanjutkan perjalanan kepelatihannya hingga akhirnya menangani tim senior. Setelah sebelumnya mendapat pengalaman bersama Parma, ia mendapatkan kesempatan memimpin Inter.
Di sinilah De Rossi menilai pencapaian Chivu menjadi sesuatu yang sangat spesial.
“Memenangkan Scudetto dan Coppa Italia pada tahun pertama bersama klub besar adalah sesuatu yang tidak akan sering terulang,”
Scudetto dan Coppa Italia dalam Satu Musim
Chivu memang menghadapi tantangan besar ketika dipercaya menangani tim utama Inter. Ekspektasi di klub sebesar Inter selalu tinggi, terlebih ketika target yang dihadapi adalah perebutan gelar domestik sekaligus persaingan di level Eropa.
Namun, pada musim pertamanya, Chivu berhasil membawa Nerazzurri meraih Scudetto dan Coppa Italia.
Bagi De Rossi, keberhasilan tersebut tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang mudah hanya karena Inter memiliki skuad berkualitas.
Menangani klub besar membawa tekanan yang berbeda. Setiap pertandingan memiliki tuntutan tinggi, sementara pelatih harus mampu mengelola pemain, ruang ganti, taktik, dan ekspektasi publik secara bersamaan.
Karena itu, De Rossi melihat pencapaian Chivu sebagai sesuatu yang patut mendapatkan perhatian lebih besar.
“Saya berharap dia terus berprestasi, tetapi hasil pada musim pertamanya benar-benar mengejutkan karena itu tidak pernah mudah.” Pungkasnya.

Leave a Reply