Biasin: Icardi Bermimpi Kembali ke Inter, Rela Potong Gaji Demi Pulang

Striker Galatasaray, Mauro Icardi disebut masih menyimpan impian besar untuk kembali memperkuat Inter Milan, klub yang pernah membesarkan namanya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh jurnalis ternama Italia, Fabrizio Biasin, dalam editorial terbarunya di TuttomercatoWeb (TMW). Menurut Biasin, kerinduan Icardi terhadap Inter Milan tidak pernah benar-benar padam, meski sang pemain sempat meninggalkan klub dalam situasi yang penuh kontroversi.

Juventus Pernah Serius Dekati Icardi

Dalam tulisannya, Biasin pertama-tama membocorkan bahwa Juventus sempat mencoba merekrut Icardi pada bursa transfer Januari lalu. Bahkan, upaya tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh Bianconeri.

Juventus disebut benar-benar serius mengincar jasa mantan kapten Inter tersebut. Pelatih Luciano Spalletti pun dikabarkan menyambut baik ide mendatangkan Icardi ke Turin, mengingat kualitas sang striker yang masih terjaga.

Namun, rencana tersebut akhirnya gagal terwujud.

“Juventus benar-benar mencoba dengan serius, dan ini juga bukan kali pertama. Spalletti, di sisi lain, juga sangat bersedia untuk mengusahakannya,” ujar Biasin.

“Namun, semuanya tidak berjalan karena pihak di Istanbul tidak bodoh dan tahu bahwa dalam waktu dekat mereka akan menghadapi babak playoff Liga Champions,”

Galatasaray Jadi Penghalang Utama

Salah satu faktor utama gagalnya transfer Icardi ke Juventus adalah sikap tegas Galatasaray. Klub asal Turki itu memahami betul nilai strategis sang pemain, terutama menjelang fase penting Liga Champions.

Menurut Biasin, pihak Galatasaray tidak mudah tergoda tawaran dari klub lain karena mereka tengah bersiap menghadapi babak playoff Liga Champions yang krusial. Melepas Icardi di tengah persiapan kompetisi besar tentu bukan pilihan bijak.

Situasi ini membuat Juventus harus mundur dari perburuan.

Icardi Rela Potong Gaji Demi Kembali ke Inter

Bagian paling menarik dari pengakuan Biasin adalah soal keinginan besar Icardi untuk kembali ke Inter.

Ia menyebut bahwa mantan striker PSG tersebut siap “pulang dengan berlari” jika Nerazzurri membuka pintu.

Lebih dari itu, Icardi bahkan dikabarkan bersedia menerima pemotongan gaji demi bisa kembali mengenakan seragam biru-hitam.

“Saya bisa menjamin bahwa Mauro Icardi ingin kembali ke Inter tanpa ragu. Itu adalah impian terbesarnya sejak lama. Dia bahkan siap memotong gajinya,” tulis Biasin.

“Namun, memang benar juga bahwa tidak semua keinginan bisa terwujud,”

Fakta ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional Icardi dengan Inter, meskipun hubungan keduanya sempat retak di masa lalu.

Hubungan Masa Lalu yang Penuh Dinamika

Mauro Icardi pernah menjadi ikon Inter Milan. Ia menjabat sebagai kapten tim dan menjadi mesin gol utama selama beberapa musim.

Namun, konflik internal, isu kontrak, dan dinamika dengan manajemen membuat kariernya di Giuseppe Meazza berakhir secara pahit.

Meski begitu, performa impresifnya bersama Galatasaray membuktikan bahwa insting gol Icardi masih tajam. Hal ini membuat sebagian fans Inter mulai membuka kembali wacana “reuni” sang striker.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*