
Inter Milan menghadapi periode yang sangat penting pada awal September 2026. Dalam rentang hanya Empat hari, Nerazzurri harus menghadapi dua pertandingan besar yang menuntut keputusan tepat dari Cristian Chivu.
Sabtu (5/9/26), Inter akan menjamu Napoli di San Siro dalam laga pekan ke-3 Serie A 2026-27. Hanya beberapa hari kemudian, tepatnya Rabu (9/9/26), perhatian beralih ke Santiago Bernabeu untuk menghadapi Real Madrid dalam pertandingan perdana mereka di Liga Champions musim ini.
Dua laga tersebut membuat Chivu harus berhati-hati dalam menentukan komposisi tim. Kondisi fisik pemain, ritme pertandingan, hingga kebutuhan taktik menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.
Menurut laporan Corriere dello Sport, beberapa pemain baru berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter ketika menghadapi Napoli.
Salah satu nama yang paling berpeluang bermain sejak menit pertama adalah John Stones.
John Stones Berpeluang Jadi Starter Lawan Napoli
Stones berpotensi mendapatkan kesempatan pertamanya sebagai starter bersama Inter ketika Napoli datang ke San Siro.
Bek asal Inggris tersebut menjadi salah satu opsi penting Chivu di lini belakang. Kehadirannya juga memungkinkan sang pelatih melakukan rotasi terhadap pemain yang dinilai belum berada dalam kondisi terbaik.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Manuel Akanji.
Akanji disebut belum tampil pada level terbaik dalam pertandingan-pertandingan awal Serie A. Dengan pertandingan melawan Real Madrid sudah menunggu beberapa hari kemudian, Chivu bisa saja memilih untuk mengistirahatkannya demi mempersiapkan sang bek menghadapi lini serang Los Blancos.
Terlebih lagi, Real Madrid memiliki Kylian Mbappe sebagai salah satu ancaman utama.
Karena itu, keputusan untuk menyimpan Akanji menghadapi Napoli sekaligus menyiapkannya untuk laga di Bernabeu cukup masuk akal dari perspektif manajemen kebugaran.
Bisseck Diprediksi Kembali Mengisi Lini Belakang
Jika Stones mendapatkan kesempatan sebagai starter, ia kemungkinan akan ditemani Yann-Aurel Bisseck.
Bek Jerman tersebut diproyeksikan kembali masuk ke dalam susunan pertahanan Inter ketika menghadapi Napoli.
Namun, komposisi itu kemungkinan hanya berlaku untuk pertandingan di San Siro.
Untuk laga menghadapi Real Madrid, Bisseck diperkirakan kembali memberikan tempatnya kepada Benjamin Pavard. Dengan karakteristik dan pengalaman yang dimiliki Pavard, pemain Prancis tersebut dinilai lebih cocok untuk menghadapi pertandingan dengan tuntutan taktik tinggi di Santiago Bernabeu.
Terlebih, Inter harus memikirkan cara menghentikan ancaman dari sisi kiri Real Madrid.
Pavard Hadapi Vinicius Junior
Salah satu pertanyaan terbesar Chivu menjelang pertandingan melawan Real Madrid adalah siapa yang akan ditugaskan menghadapi Vinicius Junior.
Winger Brasil tersebut memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta akselerasi yang dapat memberikan masalah besar bagi pertahanan lawan.
Jika Pavard dipercaya mengisi sisi kanan pertahanan Inter, tugasnya tidak hanya menghentikan Vinicius.
Ia juga harus membantu pemain yang beroperasi di depannya agar sisi kanan Nerazzurri tidak mudah dieksploitasi.
Dalam skenario tersebut, Pavard diperkirakan akan berkoordinasi dengan Luis Henrique.
Keduanya harus bekerja sama untuk menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Menghadapi Vinicius, meninggalkan terlalu banyak ruang di belakang dapat menjadi kesalahan fatal.
Djed Spence Masih Tunggu Kesempatan
Satu nama yang masih berada dalam penantian adalah Djed Spence.
Pemain Inggris tersebut belum sepenuhnya siap untuk langsung menjadi pilihan utama setelah bergabung dengan Inter. Kondisi fisiknya masih harus dibangun melalui program khusus sebelum benar-benar mampu mengikuti tuntutan pertandingan kompetitif.
Karena itu, sisi kanan Inter masih menjadi salah satu area yang menarik untuk diamati.
Lini Tengah Inter Punya Banyak Pilihan
Jika lini belakang dan sisi kanan masih menyimpan sejumlah pertanyaan, situasinya justru berbeda di lini tengah.
Chivu kini memiliki banyak pilihan.
Corriere dello Sport menyebut bahwa Curtis Jones bisa mendapatkan kesempatan lebih besar ketika menghadapi Real Madrid.
Menempatkan Jones menghadapi Real Madrid memiliki logika tersendiri.
Inter membutuhkan pemain yang mampu mempertahankan penguasaan bola, bergerak di ruang sempit, sekaligus membantu tim melewati tekanan lawan.
Pengalaman Jones di sepak bola Inggris juga bisa menjadi modal penting ketika Inter harus menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi di Bernabeu.
Chivu tentu harus mempertimbangkan banyak faktor sebelum menentukan trio lini tengah.
Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Zielinski, Sucic, hingga Jones memberikan banyak kombinasi. Kondisi tersebut merupakan keuntungan besar bagi Inter, terutama ketika jadwal mulai memasuki fase padat.
Chivu Harus Pintar Membagi Energi
Dua pertandingan besar dalam empat hari membuat rotasi menjadi sangat penting.
Memaksakan susunan pemain yang sama untuk menghadapi Napoli dan Real Madrid berisiko menguras energi pemain. Sebaliknya, melakukan terlalu banyak perubahan juga dapat mengurangi stabilitas tim.
Chivu harus menemukan keseimbangan.
Laga melawan Napoli penting karena Inter membutuhkan poin di Serie A. Namun, pertandingan di Santiago Bernabeu juga memiliki bobot besar karena menjadi awal perjalanan mereka di Liga Champions.

Leave a Reply