
Fabio Capello sudah memiliki kandidat kuat untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Mantan pelatih top Italia tersebut tanpa ragu menunjuk Real Madrid sebagai favorit utama untuk mengangkat trofi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Dalam wawancaranya bersama Sky Sport, Capello juga memberikan penilaian terhadap peluang Inter Milan.
Menurutnya, Nerazzurri memiliki kualitas untuk melangkah jauh, bahkan mencapai perempat final, meski masih terdapat sejumlah klub yang secara teknis berada sedikit di atas mereka.
“Liga Champions akan dimenangkan Real Madrid. Saya sudah melihat pertandingan-pertandingan pertama, dan Tiga pemain inti mereka semakin membaik,” ujar Capello.
Capello Yakin Real Madrid Kandidat Utama Juara
Real Madrid menjadi pilihan Capello bukan tanpa alasan.
Mantan pelatih tersebut melihat adanya perkembangan positif dalam keseimbangan permainan Los Blancos, khususnya setelah para pemain bintang di lini depan mulai menemukan koneksi yang lebih baik.
Capello secara khusus menyoroti perkembangan Jude Bellingham.
Menurutnya, gelandang Inggris tersebut mulai kembali menunjukkan level permainan seperti yang pernah diperlihatkannya beberapa tahun lalu.
“Bellingham sudah kembali seperti Dua atau Tiga tahun lalu,” kata Capello.
Namun, bukan hanya performa individu Bellingham yang membuat Capello terkesan. Ia juga menilai sang gelandang memiliki keberanian untuk menuntut pemain-pemain bintang di sekitarnya agar lebih aktif membantu pertahanan.
Bellingham bahkan disebut mampu menegur Vinícius Júnior dan Kylian Mbappé agar tidak hanya memikirkan fase menyerang.
“Mereka juga harus membantu pertahanan,” ujar Capello.
Trio Bintang Real Madrid Mulai Menemukan Keseimbangan
Salah satu tantangan terbesar Real Madrid adalah bagaimana menggabungkan sejumlah pemain ofensif berkualitas tanpa membuat keseimbangan tim terganggu.
Menurut Capello, situasi tersebut mulai menemukan solusi.
Bellingham, Vinícius dan Mbappé kini dinilai semakin mampu bekerja sama. Ketiganya memiliki kualitas individu luar biasa, tetapi keberhasilan Real Madrid di Liga Champions akan sangat bergantung pada kemampuan mereka menjalankan tugas secara kolektif.
Jika pemain depan bersedia membantu ketika kehilangan bola, Real Madrid akan memiliki kombinasi kekuatan menyerang dan keseimbangan yang jauh lebih sulit dihentikan.
Inilah salah satu alasan Capello menempatkan Real Madrid sebagai tim yang harus dikalahkan dalam perburuan trofi Liga Champions.
Inter Milan Tetap Punya Peluang Melangkah Jauh
Meski menjagokan Real Madrid, Capello tidak mengesampingkan Inter Milan.
Ia justru melihat Nerazzurri sebagai salah satu tim yang memiliki potensi untuk bertahan hingga fase akhir kompetisi.
“Inter bisa melangkah jauh, meskipun saya melihat Barcelona, Real Madrid, PSG, Bayern, dan Arsenal memiliki sedikit keunggulan dalam hal kualitas teknis,”
“Inter harus bermain lebih hati-hati dibandingkan musim lalu. Mereka memiliki potensi untuk mencapai perempat final,”
Capello menyebut Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain, Bayern Munich dan Arsenal sebagai tim yang menurutnya memiliki keunggulan dari aspek teknis.
Dengan kata lain, Inter bukan favorit utama Capello, tetapi mereka tetap dianggap memiliki kapasitas untuk memberikan kejutan.
Prediksi tersebut cukup menarik mengingat Inter dalam beberapa musim terakhir sudah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan klub-klub elite Eropa.
Pengalaman bermain di level tertinggi menjadi salah satu modal penting bagi skuad Nerazzurri.
Namun, Capello memberikan satu catatan penting. Inter harus bermain dengan tingkat konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan musim sebelumnya.
Konsistensi Jadi Tantangan Besar Inter
Liga Champions tidak hanya membutuhkan kualitas teknis. Menurut Capello, konsentrasi dan kemampuan menjaga detail dalam setiap pertandingan juga sangat menentukan.
Satu kesalahan kecil dalam pertandingan fase gugur dapat mengakhiri perjalanan sebuah tim.
Inter memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar, tetapi mereka harus mampu menjaga level permainan sepanjang kompetisi.
Terutama ketika menghadapi tim seperti Real Madrid, Barcelona, PSG, Bayern atau Arsenal, margin kesalahan akan menjadi semakin kecil.
Karena itu, perjalanan Inter menuju perempat final bukan sesuatu yang mustahil, tetapi juga tidak akan mudah.
Nerazzurri membutuhkan kombinasi pengalaman, konsistensi, disiplin taktik dan efektivitas di depan gawang.
Capello Sebut Como Bisa Jadi Kejutan
Selain Real Madrid dan Inter, Capello juga memberikan perhatian kepada klub Italia lainnya, yakni Como.
Tim yang ditangani Cesc Fabregas tersebut dinilai mempunyai potensi untuk menjadi salah satu kejutan.
Menurut Capello, Fabregas berhasil membangun skuad berdasarkan karakter sepak bola yang ingin diterapkannya.
“Fabregas memilih pemain yang sesuai dengan gayanya, pemain teknis dan mampu bermain secara vertikal,” jelas Capello.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Capello melihat adanya identitas yang jelas dalam proyek Como.
Alih-alih sekadar mengumpulkan pemain dengan nama besar, Fabregas disebut lebih fokus mencari pemain yang mampu menjalankan filosofi permainannya.
Como Harus Lebih Kuat dalam Bertahan
Meski memuji Como, Capello tetap memberikan peringatan.
Permainan menyerang dan kemampuan memainkan bola secara vertikal harus diimbangi dengan pertahanan yang solid.
“Mereka harus memberikan sedikit ruang di pertahanan, tetapi mereka pasti akan tampil bagus,” kata Capello.
Bagi Como, kemampuan mempertahankan keseimbangan tersebut akan menjadi kunci jika mereka ingin benar-benar bersaing di level tertinggi.
Sepak bola menyerang dapat memberikan hiburan dan menciptakan peluang, tetapi pertandingan besar sering kali ditentukan oleh kemampuan sebuah tim dalam mengontrol ruang dan meminimalkan kesalahan.

Leave a Reply