
Inter Milan terus bergerak mencari tambahan kekuatan untuk memperkuat skuad asuhan Cristian Chivu.
Setelah kehilangan Dua bek berpengalaman, Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, sektor pertahanan menjadi salah satu prioritas utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas ini.
Salah satu nama yang telah santer dikaitkan dengan Inter adalah Cristian Romero. Bek asal Argentina tersebut disebut menjadi target serius Inter, bahkan klub mulai menjajaki kemungkinan transfer dengan formula yang identik dengan gaya manajemen Giuseppe Marotta.
Menurut laporan Sportmediaset, Inter sedang bekerja secara diam-diam untuk mencari solusi terbaik agar bisa membawa Romero kembali ke Serie A.
Inter Hubungi Pihak Romero, Formula Pinjaman Jadi Opsi
Romero dianggap sebagai profil ideal untuk menjadi pemimpin baru lini belakang Inter.
Karakter agresif, kemampuan duel satu lawan satu, serta pengalaman internasional membuat pemain Tottenham Hotspur itu masuk dalam daftar teratas Nerazzurri.
Sportmediaset mengungkapkan bahwa Inter telah melakukan kontak dengan pihak sang pemain untuk memahami kemungkinan transfer tersebut.
“Nerazzurri sedang mencari profil dengan kualitas tinggi untuk lini belakang setelah kepergian Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, dan mereka sudah menjalin kontak dengan pihak Cristian Romero,” tulis laporan tersebut.
Namun, kendala terbesar tentu berada pada nilai transfer. Tottenham diperkirakan tidak akan melepas Romero dengan harga murah karena sang pemain masih menjadi bagian penting dari skuad mereka.
Saat ini, nilai pasar bek berusia 28 tahun itu diperkirakan berada di kisaran 45-50 juta euro.
Karena itu, Inter mulai mempertimbangkan strategi yang memungkinkan mereka mendapatkan pemain berkualitas tanpa harus langsung mengeluarkan dana besar.
“Formula Ala Marotta” Bisa Jadi Kunci Transfer Romero
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah skema pinjaman dengan kewajiban pembelian.
Formula tersebut merupakan salah satu metode yang sering digunakan Giuseppe Marotta selama berkarier sebagai direktur olahraga.
Strategi ini memungkinkan klub mendapatkan pemain terlebih dahulu, sementara pembayaran permanen dilakukan pada musim berikutnya.
Dengan cara ini, Inter dapat memperkuat skuad Cristian Chivu sekarang tanpa terlalu membebani kondisi finansial klub pada bursa transfer berjalan.
“Kemungkinan transfer dengan dasar pinjaman disertai kewajiban membeli mulai menguat. Sebuah formula ‘ala Marotta’ yang memungkinkan Inter memperkuat pertahanan saat ini dan menunda investasi permanen selama satu tahun,” lanjut Sportmediaset.
Strategi tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemilik Inter, Oaktree, yang lebih berhati-hati dalam melakukan investasi besar, terutama untuk pemain dengan harga tinggi.
Romero Ingin Kembali ke Serie A, Inter Butuh Pemimpin Baru
Selain faktor negosiasi klub, Inter juga memiliki keuntungan dari sisi pemain. Romero disebut terbuka terhadap kemungkinan kembali bermain di Serie A.
Pemain berjuluk “Cuti” tersebut sebelumnya sudah mengenal atmosfer sepak bola Italia ketika memperkuat Genoa dan Atalanta. Bersama Atalanta, Romero berkembang menjadi salah satu bek tengah terbaik Serie A sebelum pindah ke Tottenham.
Bagi Inter, kedatangan Romero akan menjadi solusi ideal setelah kehilangan pengalaman Acerbi dan De Vrij. Ia memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan lini belakang Nerazzurri: kuat secara fisik, agresif dalam bertahan, serta memiliki mental juara.
Duet Romero dengan Alessandro Bastoni dan Manuel Akanji bahkan berpotensi membentuk salah satu trio pertahanan terbaik di Serie A.
Inter Harus Ambil Keputusan Besar
Meski minat terhadap Romero bukan sekadar rumor, Inter tetap harus melakukan perhitungan matang. Nilai transfer yang mencapai 45-50 juta euro membuat klub perlu menentukan prioritas antara mendatangkan bek tengah kelas atas atau mengalokasikan dana untuk posisi lain, terutama bek kanan.
Namun, jika formula pinjaman dengan kewajiban membeli berhasil diterapkan, transfer Romero bisa menjadi salah satu langkah strategis terbesar Inter musim panas ini.

Leave a Reply