Inter Milan akhirnya memastikan diri sebagai Juara Serie A musim 2025/26 setelah mengalahkan Parma dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-35 di San Siro, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini mengunci Scudetto ke-21 dalam sejarah klub, sekaligus memicu pesta besar para tifosi Nerazzurri.
Gol Thuram Buka Jalan Menuju Gelar
Inter Milan sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar, setelah Napoli bermain 0-0 melawan Como. Namun, tim asuhan Cristian Chivu tampil tanpa kompromi sejak awal.
Peluang pertama datang dari Denzel Dumfries yang nyaris mencetak gol lewat sundulan. Sementara Parma juga sempat mengancam melalui Mateo Pellegrino, tetapi gagal memaksimalkan peluang.
Gol pembuka akhirnya lahir di penghujung babak pertama. Marcus Thuram sukses memanfaatkan umpan terobosan dan mencetak gol dengan penyelesaian dingin.
Gol ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Thuram di Serie A, menegaskan perannya sebagai mesin gol penting Inter musim ini.
Parma Beri Perlawanan, Inter Tetap Dominan
Di babak kedua, Parma mencoba bangkit. Namun, lini belakang Inter tampil solid dan disiplin.
Masuknya Lautaro Martinez menambah daya gedor Nerazzurri. Sang kapten langsung memberikan dampak dengan pergerakan agresif di lini depan.
Inter terus menekan melalui kreativitas Federico Dimarco yang beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Mkhitaryan Pastikan Kemenangan dan Gelar
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-80. Lautaro Martinez melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum memberikan assist matang kepada Henrikh Mkhitaryan yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang.
Gol ini menjadi penegas kemenangan Inter sekaligus memastikan pesta Scudetto dimulai di San Siro.
Statistik dan Dominasi Inter
Musim ini, Inter tampil luar biasa dengan:
- Serangan paling produktif di Serie A
- Konsistensi tinggi sepanjang musim
- Performa kandang yang dominan
Kemenangan atas Parma menjadi simbol dari dominasi tersebut, tenang, efektif, dan mematikan.
Inter memastikan gelar Scudetto dengan koleksi 82 poin di pekan ke-35 Serie A, menyisakan tiga pertandingan. Jumlah tersebut sudah tidak mungkin dikejar oleh Napoli yang berada di posisi kedua, dengan selisih 12 poin.
Susunan Pemain
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni (30 Carlos Augusto 67′); 2 Dumfries, 23 Barella (16 Frattesi 89′), 7 Zielinski (22 Mkhitaryan 67′), 8 Sucic, 32 Dimarco; 94 Esposito (14 Bonny 46′), 9 Thuram (10 Lautaro 67′).
Pelatih: Cristian Chivu.
PARMA (3-5-2): 31 Suzuki; 39 Circati, 37 Troilo, 3 Ndiaye; 15 Delprato, 10 Bernabé (22 Sorensen 75′), 41 Nicolussi Caviglia, 16 Keita (24 Ordonez 67′), 14 Valeri (29 Carboni 85′); 7 Strefezza (11 Almqvist 75′), 9 Pellegrino (23 Elphege 67′).
Pelatih: Carlos Cuesta.

Leave a Reply