Bek sayap Juventus, Andrea Cambiaso, melontarkan pernyataan menarik usai hasil imbang 1-1 melawan Hellas Verona di pekan ke-35 Serie A 2025-26.
Dalam wawancara bersama Sky Sport, Cambiaso secara jujur mengakui kelemahan utama timnya, yakni kurangnya ketajaman dalam penyelesaian akhir. Ia bahkan menyinggung Inter Milan sebagai contoh tim yang lebih efektif.
Inter Killer di Depan Gawang
Cambiaso tidak ragu memberikan pujian kepada rival mereka, Inter Milan, yang dinilai sangat klinis saat mendapatkan peluang.
“Kalau melihat Inter, mereka itu seperti ‘pembunuh’: ketika sampai di depan gawang, mereka sangat mematikan,” ujar Cambiaso.
Ia mencontohkan bagaimana Inter mampu mencetak banyak gol dalam satu pertandingan, bahkan hingga 4-6 gol, sesuatu yang menurutnya menjadi pembeda utama.
“Melawan Pisa mereka bisa menang 6-2, di pertandingan lain mencetak 4-5 gol: itulah perbedaan antara tim yang memenangkan liga dan tim yang hanya bersaing,”
Menurut Cambiaso, perbedaan antara tim yang memenangkan gelar dan tim yang hanya bersaing ada pada efektivitas.
“Sepak bola ditentukan oleh momen, dan Anda harus memanfaatkan peluang, itulah yang kurang dari kami,”
Juventus Kurang Tajam di Momen Krusial
Dalam laga melawan Verona, Juventus sebenarnya menciptakan sejumlah peluang. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal meraih kemenangan.
Cambiaso menegaskan bahwa timnya masih perlu banyak berbenah, terutama dalam hal mentalitas dan ketajaman di depan gawang.
“Kami harus bekerja keras untuk meningkatkan ‘keganasan’ itu.”

Leave a Reply