Zanetti: Inter Raih Doblete Berkat Kekompakan Tim, Chivu Bawa Identitas Baru Nerazzurri

Wakil presiden Inter Milan, Javier Zanetti, menegaskan bahwa kesuksesan Nerazzurri meraih double winners musim 2025-26 bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kebersamaan seluruh elemen klub.

Dalam wawancara bersama Fabrizio Romano di kanal YouTube miliknya, Zanetti menyoroti peran penting pelatih Cristian Chivu yang dianggap berhasil membawa kembali DNA kemenangan Inter.

Chivu Jadi Kunci Kebangkitan Inter

Cristian Chivu mendapat apresiasi tinggi dari manajemen setelah sukses membawa Inter tampil konsisten meski menghadapi musim yang tidak mudah.

Zanetti menyebut bahwa keputusan klub menunjuk Chivu adalah langkah tepat karena sang pelatih:

  • Memahami budaya klub
  • Mampu membangun kedekatan dengan pemain
  • Memiliki pendekatan komunikasi yang efektif

Menurutnya, hal itu membuat para pemain lebih percaya diri dalam menghadapi tekanan.

“Kami sangat bahagia, Chivu dan tim telah melakukan sesuatu yang luar biasa. Tidak mudah setelah musim lalu, tetapi keputusan untuk memilih sosok seperti Cristian adalah yang terbaik. Ia mengenal lingkungan klub dan menularkan DNA kami, terlihat jelas kerja yang telah ia lakukan, dan kami merayakan dua gelar ini berkat kelompok ini yang sejak awal menunjukkan kesediaan dan komitmen yang sangat besar,” ujar Zanetti.

“Saya memang sudah mengharapkannya karena saya mengenal Cristian seperti saudara sendiri, dia selalu merupakan sosok yang sangat cerdas. Saya tahu dia siap untuk tantangan besar seperti ini, mungkin bagi sebagian orang dia dianggap kurang pengalaman, tetapi dia mengenal klub ini dan budaya kerja kami. Kecerdasannya telah membuktikan dirinya sendiri. Dia juga melewati situasi yang tidak mudah, tetapi selalu mampu menunjukkan bahwa dia berada pada level yang tepat,”

Kekompakan Jadi Rahasia Kesuksesan Inter

Zanetti menegaskan bahwa kekuatan utama Inter Milan musim ini adalah solidaritas di semua lini.

Bukan hanya pemain, tetapi juga:

  • Staf pelatih
  • Manajemen klub
  • Para suporter

Semua memiliki tujuan yang sama: membawa Inter kembali ke puncak kejayaan.

“Kekompakan dari semua pihak: klub, tim, dan para suporter. Persatuan dari semuanya. Lingkungan klub memang menginginkan sebuah kebangkitan. Setiap orang memberikan kontribusinya masing-masing. Kami merayakannya dengan pantas, karena di balik itu ada kerja keras besar dan persatuan yang kuat,”

Lautaro Martinez Simbol Loyalitas Inter

Salah satu sorotan penting datang dari kapten tim, Lautaro Martinez.

Zanetti menyebut Lautaro bukan hanya pemain berkualitas, tetapi juga simbol loyalitas:

  • Mencintai klub
  • Terus berkembang bersama Inter
  • Memiliki jiwa kepemimpinan kuat

Ia bahkan menilai kontribusi Lautaro melampaui ekspektasi awal klub.

“Saya rasa dia bahkan melampaui ekspektasi kami. Dia selalu terlibat, keinginan untuk tetap di Inter, menjadi kapten—bagi saya itulah artinya. Saya sangat bahagia, seperti halnya semua penggemar Inter,”

Federico Dimarco, Salah Satu Bek Terbaik Dunia

Zanetti juga memberikan pujian khusus kepada Federico Dimarco yang tampil luar biasa musim ini.

Dengan kontribusi assist dan konsistensi tinggi, Dimarco dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya saat ini. Produk akademi Inter tersebut menjadi contoh nyata keberhasilan sistem pembinaan klub.

“Dia adalah salah satu yang terbaik. Terlepas dari assist-nya, dia menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Baginya ini adalah musim yang sangat lengkap. Dia berasal dari akademi kami, sudah berada di Inter sejak masih kecil, dan melihatnya seperti sekarang sangat membahagiakan. Ketika Anda melihat kebahagiaannya, Anda melihat sosok Interista sejati di dalam dirinya. Itu membuat kami sangat senang,”

Proyek Inter Masih Belum Berhenti

Meski sudah meraih banyak trofi, Inter Milan tidak akan berhenti di situ.

Zanetti menegaskan bahwa target ke depan adalah:

  • Mempertahankan dominasi di kompetisi domestik
  • Melaju sejauh mungkin di Liga Champions
  • Menjaga konsistensi skuad

“Saya mengharapkan Inter yang ingin mempertahankan trofi yang telah dimenangkan, dan ingin melangkah sejauh mungkin di Liga Champions. Dalam beberapa tahun terakhir, Inter telah menang dengan tiga pelatih berbeda, itu berarti ada fondasi yang sangat kuat. Karena itu saya berharap Inter akan selalu menjadi tim yang kompetitif.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*