
Masa depan Ebenezer Akinsanmiro kembali menjadi sorotan pada bursa transfer musim panas ini.
Setelah tampil menjanjikan selama masa peminjamannya bersama Pisa, gelandang muda milik Inter Milan itu kini berpeluang melanjutkan kariernya di Serie A bersama Monza.
Menurut laporan terbaru dari pakar transfer Gianluca Di Marzio dalam program Sky Calciomercato L’Originale, Inter dan Monza segera memulai pembicaraan resmi terkait transfer pemain asal Nigeria tersebut.
Menariknya, Nerazzurri tidak ingin kehilangan kendali atas perkembangan Akinsanmiro sehingga tengah mempertimbangkan skema transfer yang tetap menguntungkan klub dalam jangka panjang.
Akinsanmiro Berpeluang Bertahan di Serie A
Musim lalu menjadi langkah penting dalam perkembangan Akinsanmiro.
Bersama Pisa, gelandang berusia 21 tahun itu memperoleh menit bermain yang konsisten dan menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi teknik maupun kematangan bermain.
Performa tersebut membuat sejumlah klub Serie A mulai meliriknya, termasuk Monza yang kini bergerak lebih cepat untuk mengamankan jasanya.
Jika transfer terealisasi, Akinsanmiro akan tetap bermain di kasta tertinggi sepak bola Italia, sebuah langkah yang dinilai ideal untuk melanjutkan proses perkembangannya.
Inter dan Monza Sudah Memulai Dialog
Menurut Gianluca Di Marzio, Inter dan Monza dijadwalkan memulai pembicaraan transfer pada malam Jum’at ini (17/7/26) waktu Italia.
Kedua klub disebut memiliki keinginan untuk mencari formula yang menguntungkan semua pihak.
Inter ingin memastikan Akinsanmiro mendapatkan kesempatan bermain secara reguler, sementara Monza melihat sang gelandang sebagai tambahan berkualitas untuk memperkuat lini tengah mereka.
Penjualan Permanen dengan Klausul Buyback Jadi Solusi
Salah satu poin paling menarik dalam negosiasi ini adalah formula transfer yang sedang dibahas.
Alih-alih melepas Akinsanmiro melalui status pinjaman, Inter dikabarkan mempertimbangkan transfer permanen. Namun, Nerazzurri ingin menyertakan klausul buyback, yang memungkinkan klub membeli kembali sang pemain di masa mendatang dengan nilai yang disepakati.
Model transfer seperti ini sudah cukup sering digunakan oleh klub-klub besar Eropa untuk memberikan ruang berkembang kepada pemain muda tanpa kehilangan hak atas masa depan mereka.
Dengan skema tersebut, Monza mendapatkan pemain secara penuh, sementara Inter tetap memiliki peluang membawa kembali Akinsanmiro jika performanya terus meningkat.
Keputusan memasukkan klausul buyback menunjukkan bahwa manajemen masih percaya terhadap potensi pemain asal Nigeria tersebut.

Leave a Reply