Legenda sepak bola Italia, Christian Vieri memberikan pujian tinggi kepada Inter Milan setelah keberhasilan Nerazzurri meraih dua gelar musim ini.
Menurut mantan bomber Inter tersebut, skuad asuhan Cristian Chivu tampil terlalu kuat dibanding rival-rivalnya di Italia.
Dalam wawancaranya bersama Radio Kiss Kiss Napoli, Vieri juga menepis anggapan bahwa badai cedera menjadi penyebab utama kegagalan tim lain seperti Napoli bersaing dengan Inter.
Vieri: Inter Milan Terlalu Dominan
Christian Vieri tidak ragu menyebut Inter sebagai tim terbaik di Italia musim ini. Ia menilai Nerazzurri tampil sangat dominan baik di Serie A maupun Coppa Italia.
“Inter sangat kuat, mereka memenangkan liga dengan sangat meyakinkan,” ujarnya.
Menurut Vieri, keberhasilan meraih dua trofi dalam satu musim menjadi bukti nyata kualitas skuad Inter saat ini.
“Di Coppa Italia mereka menang tanpa kesulitan, dan meraih doblete itu sangat penting,”
Pernyataan tersebut memperkuat pandangan bahwa Inter kini menjadi standar baru sepak bola Italia berkat kedalaman skuad, stabilitas permainan, dan konsistensi performa sepanjang musim.
Vieri Kritik Alasan Cedera dari Rival Inter
Selain memuji Inter, Vieri juga menyentil berbagai alasan yang sering digunakan klub lain terkait badai cedera sepanjang musim.
Menurutnya, cedera adalah hal normal dalam sepak bola modern, terutama bagi tim yang bermain setiap tiga hari sekali.
“Cedera? Semua tim mengalaminya, Inter, Milan, Juve…”
Ia bahkan menyinggung kasus Dušan Vlahović yang sempat absen panjang.
“Vlahovic absen selama empat atau lima bulan, bayangkan jika Spalletti memilikinya sepanjang waktu itu,”
Namun Vieri menegaskan bahwa dirinya tidak suka menjadikan cedera sebagai alasan utama kegagalan.
“Saya tidak suka mengeluh soal hal seperti ini, ketika bermain setiap tiga hari sekali cedera pasti terjadi, itu hanya alasan saja.”
Inter Punya Mentalitas Juara
Salah satu hal yang paling diapresiasi Vieri dari Inter adalah mentalitas tim.
Meski menghadapi jadwal padat dan tekanan tinggi, Nerazzurri tetap mampu menjaga konsistensi performa hingga akhir musim.
Faktor ini dinilai menjadi pembeda utama dibanding rival-rival mereka.

Leave a Reply