
Pakar transfer ternama Fabrizio Romano melaporkan bahwa Inter Milan tidak hanya fokus pada satu target saja untuk memperkuat lini pertahanan.
Nama Oumar Solet memang menjadi salah satu kandidat utama, tetapi bukan satu-satunya opsi yang dipertimbangkan.
Sementara itu, masa depan Stefan de Vrij juga masih belum sepenuhnya pasti meski sudah ada tawaran perpanjangan kontrak dari klub.
Inter Milan Tidak Hanya Fokus pada Oumar Solet
Nama Oumar Solet sudah lama masuk dalam daftar pantauan Inter Milan. Bahkan sejak masih bermain di RB Salzburg, pemain asal Prancis itu sudah dianggap sebagai salah satu bek muda dengan potensi besar di Eropa.
Kini, setelah situasinya berkembang, Inter kembali menunjukkan ketertarikan serius. Solet dinilai cocok dengan kebutuhan taktik Inter yang membutuhkan bek dengan kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan membangun serangan dari belakang.
Namun, Fabrizio Romano menegaskan bahwa Solet bukan satu-satunya opsi.
Inter disebut telah melakukan kontak awal dengan Udinese, tetapi belum mengambil keputusan final untuk “all in” pada satu target.
Artinya, Nerazzurri masih membuka pintu untuk beberapa nama lain yang sedang dipantau secara intensif.
“Sang pemain ingin bergabung dengan Inter, tetapi yang menjadi pertanyaan adalah kapan Inter akan datang ke Udinese dan apakah mereka akan menjalin kontak dengan pemain lain atau justru fokus penuh (all-in) pada pemain tersebut. Mereka sudah memberi tahu Udinese melalui kontak penjajakan, tetapi dia bukan satu-satunya bek yang sedang mereka incar,” ujar Romano.
Strategi ini menunjukkan bahwa Inter ingin bergerak lebih fleksibel di bursa transfer, tanpa terburu-buru dalam menentukan pilihan akhir.
De Vrij Masih Jadi Pilar, Tapi Masa Depan Belum Pasti
Situasi berbeda dialami Stefan de Vrij. Bek senior Inter itu masih menjadi bagian penting dalam skuad, tetapi masa depannya kini berada di persimpangan jalan.
Menurut Romano, Inter sudah memberikan tawaran perpanjangan kontrak jangka pendek kepada De Vrij. Namun keputusan akhir sepenuhnya ada di tangan sang pemain.
Di usia yang semakin matang, De Vrij kini menghadapi pilihan sulit: bertahan di Inter atau mencari tantangan baru di luar Italia.
Salah satu klub yang serius memantau situasinya adalah Benfica. Klub asal Portugal itu disebut telah lama mengamati sang bek dan siap memberinya peran sebagai pemain inti.
Selain Benfica, masih ada beberapa klub Eropa lain yang juga tertarik, terutama yang bisa menjanjikan menit bermain reguler.
Kondisi ini membuat masa depan De Vrij berada dalam posisi “50-50”, seperti yang disebut Romano.
“Dari informasi yang saya dapat, De Vrij sudah menerima tawaran perpanjangan kontrak jangka pendek. Saat ini situasinya 50-50. Ia juga memiliki beberapa tawaran penting dari luar negeri yang bisa memberinya kesempatan menjadi pemain inti, seperti misalnya Benfica yang sudah lama mengejarnya.”

Leave a Reply