Kabar perpisahan datang dari Manchester City. Bek andalan mereka, John Stones, resmi mengucapkan salam perpisahan setelah menjadi bagian penting dalam era kejayaan klub.
Kepergian Stones tak hanya meninggalkan lubang di lini belakang, tetapi juga kenangan mendalam, terutama bagi sang pelatih, Pep Guardiola.
John Stones Sosok Penting di Era Kejayaan City
Dalam pernyataannya, Guardiola tak ragu menyebut Stones sebagai salah satu pemain paling berpengaruh selama masa kepelatihannya di City.
“Ini menunjukkan kepribadiannya yang luar biasa. Seperti Bernardo Silva, dia (Stones) adalah bagian dari kami yang kini pergi. Kontribusinya sangat besar,” ujar Guardiola, seperti dikutip oleh L’interista.
Tak hanya soal kemampuan di lapangan, Guardiola juga menyoroti karakter Stones sebagai pribadi yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Kontribusinya sangat besar. Dia adalah sosok yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan,”
Dari Rekrutan Awal Jadi Pilar Tim
Guardiola mengungkap bahwa Stones adalah salah satu rekrutan pertamanya saat membangun fondasi Manchester City modern.
“Dia merupakan salah satu rekrutan pertama saya,”
Ia bahkan mengenang momen pertemuan pertama mereka di London, saat Stones masih muda, namun sudah menunjukkan pemahaman mendalam tentang filosofi permainan yang ingin dibangun klub.
Menurut Guardiola, hanya sedikit pemain yang benar-benar mampu memahami proyek besar yang dijalankan City dalam beberapa tahun terakhir, dan Stones adalah salah satunya.
“Saya ingat pertemuan pertama kami di London, di rumah saudara saya. Saat itu dia masih muda, dan hanya sedikit pemain yang benar-benar mampu memahami apa yang telah kami bangun bersama sebagai klub selama periode ini,”
MVP Final Liga Champions vs Inter
Salah satu momen paling ikonik dalam karier Stones bersama City terjadi saat final Final Liga Champions 2023 di Istanbul.
Dalam laga tersebut, Manchester City sukses mengalahkan Inter Milan dan meraih gelar Liga Champions pertama mereka.
Guardiola secara tegas menyebut Stones sebagai pemain terbaik di pertandingan tersebut.
“Di final Liga Champions di Istanbul, dia tanpa diragukan adalah yang terbaik di lapangan,”
Penampilan solid, kepemimpinan, dan ketenangannya di laga sebesar itu menjadi bukti kualitas dan mentalitas Stones sebagai pemain kelas dunia.
Harapan untuk Masa Depan
Meski kini berpisah, Guardiola tetap memberikan doa terbaik untuk Stones. Ia berharap sang bek bisa kembali menemukan kondisi fisik terbaiknya dan melanjutkan karier di level tertinggi.
“Dia punya kepribadian hebat. Sekarang dia merasa bugar, saya berharap dia bisa kembali menemukan ritme terbaiknya.”

Leave a Reply