Inter Dihina Medioker? Chivu: “Lebih Baik Tetap di Puncak”

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, kembali menjadi sorotan setelah konferensi pers panas jelang laga melawan Cagliari di pekan ke-33 Serie A 2025-26.

Dalam sesi tersebut, Chivu melontarkan pernyataan tajam yang menyasar kritik publik, media, hingga persepsi terhadap performa timnya di Serie A musim ini.

Saya Bukan Orang Bodoh

Dengan gaya yang mengingatkan pada sosok legendaris Jose Mourinho, Chivu menegaskan bahwa dirinya tidak akan diam terhadap narasi negatif yang berkembang.

“Saya bisa jadi apa saja, tapi jelas saya bukan orang bodoh,” ujar Chivu.

Ia mengungkapkan bahwa sejak awal musim, banyak pihak meragukan kapasitasnya sebagai pelatih, bahkan memprediksi Inter hanya akan finis di papan tengah.

Namun, kenyataannya berkata lain. Inter justru tampil dominan dan kini berada di jalur emas untuk memenangkan Scudetto.

“Kami memulai seolah-olah akan finis di posisi kedelapan, saya dianggap pelatih yang tidak berpengalaman dan harus pergi setelah beberapa pertandingan, namun kami terus melangkah berkat tim yang sejak awal memiliki ambisi untuk kompetitif dan memenuhi apa yang diminta dari mereka,”

Disebut Medioker

Chivu juga menanggapi komentar yang meremehkan kiprah Inter di Serie A musim ini:

“Liga yang medioker? Terlalu mudah mengubah pandangan berdasarkan klasemen. Sampai beberapa waktu lalu, ini adalah liga yang kompetitif. Lalu tiba-tiba jadi medioker tergantung bagaimana posisi di klasemen. Saya ingin menjadi ‘medioker’ dan tetap berada di puncak klasemen,”

Pernyataan ini menjadi sindiran keras bagi para pengamat yang dinilai tidak konsisten dalam menilai kualitas kompetisi.

Sindiran untuk Media dan Narasi Sepihak

Lebih jauh, Chivu menyoroti bagaimana opini publik sering dibentuk oleh kepentingan tertentu.

Ia menyebut bahwa banyak narasi berkembang bukan berdasarkan fakta objektif, melainkan karena:

  • Kepentingan tertentu
  • Relasi atau “pertemanan”
  • Kewajiban membela pihak tertentu

Komentar ini memperlihatkan sisi tegas Chivu dalam menghadapi tekanan eksternal sebagai pelatih klub besar.

Alessandro Bastoni Dipastikan Absen

Di tengah tensi tinggi, Chivu juga memberikan kabar penting terkait kondisi skuad. Bek andalan Alessandro Bastoni dipastikan tidak akan tampil dalam laga kontra Cagliari.

Menurut Chivu, kondisi fisik Bastoni belum sepenuhnya pulih, dan memaksakannya bermain justru berisiko.

“Kami harus memberinya kepercayaan, tapi dia belum 100%. Dia tidak akan masuk skuad.”

Fokus ke Laga Krusial

Meski konferensi pers diwarnai pernyataan panas, fokus utama Inter tetap pada pertandingan penting melawan Cagliari.

Dengan posisi di puncak klasemen, setiap poin menjadi krusial dalam menjaga peluang meraih Scudetto musim ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*