
Inter Milan terus memantau situasi Calvin Bassey di Fulham. Bek asal Nigeria itu memasuki periode penting terkait masa depannya karena kontraknya di London akan berakhir pada 2027.
Bursa transfer musim panas 2026 memang telah ditutup pada 1 September, tetapi aktivitas klub-klub besar Eropa tidak benar-benar berhenti. Perencanaan untuk bursa Januari bahkan musim panas 2027 sudah mulai dilakukan.
Inter Milan menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan langkah tersebut. Nerazzurri dikabarkan tengah memantau Calvin Bassey, bek Fulham yang kontraknya akan berakhir pada 2027.
Ketertarikan Inter bukan tanpa alasan. Bassey dianggap memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan lini belakang Nerazzurri, terutama karena kemampuan fisik dan fleksibilitasnya.
Fulham Ingin Segera Mendapat Kepastian Bassey
Fulham sendiri tidak ingin kehilangan salah satu pemain pentingnya secara cuma-cuma.
Klub asal London tersebut dikabarkan berencana membuka pembicaraan dengan Bassey untuk membahas kontrak baru. Fulham ingin mempertahankan bek internasional Nigeria itu lebih lama sekaligus menghindari ketidakpastian terkait masa depannya.
Menurut laporan FCInterNews, Fulham menginginkan kejelasan mengenai masa depan Bassey paling lambat pada akhir Desember.
Deadline tersebut menjadi penting karena jika negosiasi tidak menemukan titik temu, klub harus mulai mempertimbangkan untuk menjualnya pada Januari mendatang demi menghindari kepergiannya secara gratis pada musim panas 2027. Situasi inilah yang terus dipantau oleh Inter.
Inter Siap Bergerak Jika Negosiasi Gagal
Inter belum disebut melakukan langkah konkret untuk merekrut Bassey. Namun, Nerazzurri berada dalam posisi untuk mengambil kesempatan apabila negosiasi antara sang pemain dan Fulham menemui jalan buntu.
Jika Bassey tidak memperpanjang kontraknya, situasinya akan menjadi semakin menarik bagi Inter.
Kontrak yang hanya tersisa kurang dari setahun dapat membuat Fulham berada dalam posisi yang lebih sulit untuk mempertahankan sang pemain.
Bassey Punya Profil yang Menarik
Reputasi Bassey terus berkembang sejak dirinya memperkuat Rangers dan kemudian Ajax sebelum melanjutkan karier di Premier League bersama Fulham.
Bek Nigeria tersebut dikenal memiliki kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan membangun serangan dari lini belakang.
Karakteristik tersebut membuat Bassey bukan hanya bek yang mengandalkan duel fisik. Ia juga mampu membantu tim ketika harus membangun permainan dari area pertahanan.
Profil seperti ini tentu menarik bagi Inter, terutama dengan kebutuhan sepak bola modern yang menuntut bek mampu bertahan sekaligus nyaman memainkan bola.
Kini, bola berada di tangan Fulham dan Bassey.
Fulham ingin mempertahankan pemain pentingnya dan berharap bisa mencapai kesepakatan kontrak baru sebelum akhir tahun.
Sementara itu, Bassey harus menentukan apakah masa depannya tetap berada di Craven Cottage atau membuka peluang untuk tantangan baru.
Inter memilih menunggu dan memantau perkembangan situasi.

Leave a Reply