
Insiden kontroversial terjadi beberapa menit sebelum kick-off pertandingan Juventus melawan Atalanta pada pekan Kelima Serie A 2026-27, Minggu (20/9/26) malam WIB.
Sebagian suporter di curva Juventus dilaporkan tidak menghormati mengheningkan cipta untuk mengenang wafatnya legenda Inter dan Italia, Sandro Mazzola.
Momen tersebut justru diwarnai nyanyian dan teriakan dari sebagian curva. Sejumlah suporter bahkan dilaporkan membelakangi lapangan sembari meneriakkan nama dua legenda Juventus, Gaetano Scirea dan Andrea Fortunato, serta mantan Presiden FIAT dan figur penting dalam sejarah Juventus, Gianni Agnelli.
Mengheningkan Cipta untuk Sandro Mazzola
Sandro Mazzola merupakan salah satu figur penting dalam sejarah sepak bola Italia dan Inter Milan. Ia dikenang sebagai salah satu pemain besar generasi emas Nerazzurri dan tim nasional Italia.
Menjelang pertandingan Juventus-Atalanta, dilakukan satu menit mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan atas kepergiannya.
Namun, suasana hening yang seharusnya mengiringi penghormatan tersebut tidak sepenuhnya terjadi di tribun Juventus.
Menurut laporan yang disampaikan komentator DAZN, sebagian besar curva tetap terdengar bernyanyi dan meneriakkan yel-yel selama satu menit penghormatan berlangsung.
Suporter Membelakangi Lapangan
Situasi menjadi semakin mencolok karena sebagian suporter tidak hanya membuat nyanyian, tetapi juga membelakangi lapangan.
Mereka kemudian meneriakkan nama Gaetano Scirea dan Andrea Fortunato, dua mantan pemain yang memiliki tempat khusus dalam sejarah Juventus.
Scirea merupakan salah satu legenda terbesar Bianconeri. Sementara Fortunato adalah mantan pemain Juventus yang meninggal dunia pada 1995 setelah menderita leukemia.
Nama Gianni Agnelli juga ikut diteriakkan oleh kelompok suporter tersebut.
Dengan demikian, aksi tersebut tampaknya dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan kepada figur-figur yang dianggap memiliki ikatan kuat dengan sejarah Juventus. Namun, waktunya bertepatan dengan satu menit mengheningkan cipta untuk Mazzola sehingga menimbulkan kontroversi.
Terjadi Sesaat Sebelum Juventus vs Atalanta
Insiden tersebut terjadi hanya beberapa menit sebelum pertandingan Juventus kontra Atalanta dimulai.
Laporan dari DAZN mengonfirmasi bahwa sebagian curva terdengar tetap bernyanyi selama momen penghormatan. Mereka juga terlihat membelakangi lapangan.
Peristiwa ini kemudian menjadi salah satu sorotan sebelum pertandingan dimulai.
Terlepas dari maksud kelompok suporter tersebut dalam meneriakkan nama Scirea, Fortunato, dan Agnelli, tindakan tersebut mendapat kritik karena dilakukan ketika seluruh stadion seharusnya memberikan penghormatan kepada Mazzola.
Berpotensi Mendapat Sanksi
Insiden yang terjadi di Allianz Stadium tersebut juga berpotensi mendapatkan perhatian dari otoritas sepak bola Italia.
Laporan awal menyebutkan bahwa kemungkinan tindakan atau sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab masih ditunggu. Bentuk keputusan selanjutnya akan bergantung pada laporan resmi dan penilaian otoritas terkait.
Peristiwa ini menjadi noda tersendiri dalam atmosfer pertandingan Juventus-Atalanta. Di tengah pertandingan penting Serie A, perhatian justru sempat tertuju pada perilaku sebagian suporter saat momen penghormatan terhadap salah satu tokoh besar sepak bola Italia.
Bagi sepak bola Italia, penghormatan terhadap sosok yang telah meninggal biasanya menjadi bagian penting dari tradisi pertandingan. Karena itu, insiden di Turin tersebut menjadi perhatian bahkan sebelum bola pertama ditendang.
Sandro Mazzola dan Rivalitas Juventus-Inter
Nama Sandro Mazzola sendiri memiliki keterkaitan erat dengan sejarah rivalitas Juventus dan Inter.
Sebagai legenda Inter, Mazzola menjadi salah satu simbol terbesar klub Nerazzurri pada era 1960-an dan 1970-an. Kariernya juga tidak terlepas dari tim nasional Italia.
Sementara itu, Scirea, Fortunato, dan Agnelli merupakan nama-nama yang sangat identik dengan Juventus.
Perbedaan identitas dan sejarah kedua klub tersebut membuat rivalitas Juventus-Inter memiliki dimensi historis yang panjang.
Namun, momen mengheningkan cipta secara tradisional dimaksudkan sebagai penghormatan kepada sosok yang telah meninggal, terlepas dari warna klub yang pernah dibelanya.
Insiden di Allianz Stadium pun menjadi pembicaraan tersendiri dalam pertandingan Juventus kontra Atalanta.

Leave a Reply