Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan bahwa Inter Milan harus selalu memiliki mentalitas untuk bertarung hingga akhir di setiap kompetisi yang diikuti.
Pernyataan tersebut disampaikan Chivu menjelang laga final Coppa Italia 2025-26 melawan Lazio yang akan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (14/5/26) pukul 02.00 WIB.
Dalam wawancara eksklusif bersama SportMediaset, Chivu berbicara mengenai perjalanan Inter musim ini, peluang meraih trofi kedua, hingga kondisi terbaru skuad Nerazzurri.
Inter Ingin Tutup Musim dengan Dua Gelar
Inter datang ke final Coppa Italia dengan motivasi besar setelah sebelumnya berhasil mengamankan gelar Serie A.
Bagi Chivu, keberhasilan Inter musim ini bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari proses panjang dan konsistensi tim dalam menghadapi semua kompetisi secara profesional.
“Itu adalah hasil dari sebuah perjalanan. Dari semua hal baik yang kami lakukan dengan memperlakukan setiap kompetisi secara profesional, selalu mencoba menjadi versi terbaik diri kami dan berusaha melangkah sejauh mungkin,” ujar Chivu.
Pelatih asal Rumania tersebut juga mengakui bahwa Inter sedikit kecewa gagal mencapai target maksimal di UEFA Champions League, namun ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari proses perkembangan tim.
“Untungnya kami berhasil di Coppa Italia dan Serie A, kami hanya sedikit kurang di Liga Champions. Tapi itu bagian dari perjalanan,” tambahnya.
Chivu: Inter Wajib Selalu Bidik Trofi
Sebagai mantan pemain yang pernah merasakan sukses bersama Inter, Chivu memahami betul arti memenangkan gelar bagi klub sebesar Nerazzurri.
Menurutnya, target utama Inter selalu jelas: melangkah sejauh mungkin dan memenangkan trofi.
“Memenangkan trofi tidak pernah mudah dan kamu harus berjuang sampai akhir. Kamu harus pantas mendapatkannya,” kata Chivu.
Ia juga menegaskan bahwa satu gelar saja tidak cukup bagi klub sebesar Inter.
“Sebuah tim seperti Inter punya tujuan untuk selalu mencapai akhir kompetisi dan memenangkan trofi. Untungnya kami sudah memenangkan satu dan kami akan melakukan segalanya untuk memenangkan yang kedua,”
Kabar Baik Soal Marcus Thuram
Salah satu topik yang paling disorot jelang final adalah kondisi Marcus Thuram.
Sebelumnya sempat muncul kekhawatiran setelah striker asal Prancis tersebut mengalami sedikit masalah fisik saat latihan.
Namun Chivu memberikan kabar positif terkait kondisi sang penyerang.
“Kemarin dia merasakan sedikit ketidaknyamanan, tetapi dari hasil pemeriksaan tidak ada apa-apa. Dia sudah berlatih bersama kami dan kondisinya baik,” jelas Chivu.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi Inter mengingat Thuram merupakan salah satu pemain paling penting di lini serang musim ini.
Calhanoglu Jadi Satu-satunya Absensi
Meski Thuram dipastikan dalam kondisi baik, Inter tetap harus menghadapi satu kehilangan penting.
Hakan Calhanoglu dipastikan menjadi satu-satunya pemain yang absen di final melawan Lazio.
Absennya sang gelandang kreatif bisa memengaruhi keseimbangan permainan Inter, terutama dalam membangun serangan dari lini tengah.
Namun Chivu tetap optimistis skuadnya mampu mengatasi situasi tersebut.

Leave a Reply