
Gian Piero Gasperini mengaku puas dengan penampilan AS Roma meski timnya gagal mempertahankan keunggulan dua gol atas Inter Milan.
Menurutnya, hasil imbang 2-2 di Olimpico justru memberikan kepercayaan diri tambahan karena Roma mampu memberikan perlawanan kepada Inter yang sedang berada dalam kondisi terbaik.
Roma sempat berada di atas angin setelah Manu Koné mencetak dua gol pada babak pertama. Namun, Inter bangkit setelah jeda dan Lautaro Martinez memborong dua gol untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Gasperini menilai Roma memang pantas kecewa karena kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya lepas. Namun, ia lebih memilih melihat sisi positif dari penampilan timnya.
Gasperini: Inter Sedang dalam Kondisi Hebat
Gasperini memberikan apresiasi terhadap performa Inter. Ia menilai Nerazzurri datang ke Olimpico dengan kondisi yang sangat bagus, baik dari aspek teknis maupun fisik.
“Saya puas dengan penampilan tim. Jelas ada penyesalan ketika Anda unggul 2-0 kemudian berhasil disamakan, tetapi kami menghadapi tim yang sangat kuat secara teknis dan fisik,” ujar sang pelatih.
Menurut Gasperini, Roma justru mendapatkan pengalaman berharga karena mampu bersaing dengan Inter yang sedang berada dalam momentum positif.
“Kami meninggalkan pertandingan ini dengan kesadaran bahwa kami telah membuat langkah penting ke depan,”
Bagi pelatih Roma tersebut, fakta bahwa timnya mampu menghadapi Inter dalam kondisi seperti itu menjadi sumber kepuasan tersendiri.
Gol Lautaro Ubah Momentum Pertandingan
Roma berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Namun, gol Lautaro Martinez di awal babak kedua mengubah dinamika pertandingan.
Gasperini mengakui bahwa gol tersebut memberikan energi tambahan kepada Inter.
“Gol di awal babak kedua memberi mereka energi, sementara di akhir babak pertama mereka sedang mengalami kesulitan,”
Setelah gol pertama Lautaro, Inter bermain dengan intensitas lebih tinggi. Tekanan Nerazzurri akhirnya kembali membuahkan hasil ketika Lautaro mencetak gol keduanya pada menit ke-79.
Roma pun harus puas berbagi poin setelah sebelumnya berada dalam posisi untuk meraih kemenangan.
Roma Masih Punya Ruang untuk Berkembang
Meski kehilangan keunggulan 2-0, Gasperini melihat performa Roma sebagai perkembangan positif.
Ia mengakui masih ada detail-detail yang harus diperbaiki, terutama dalam situasi tertentu ketika menghadapi tekanan lawan.
“Dalam hal detail, kami masih bisa menjadi lebih baik. Tetapi kami sudah sangat jauh berkembang dan itu memberikan kepuasan besar kepada saya,”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Gasperini menilai proses perkembangan Roma berjalan ke arah yang positif.
Menurutnya, menghadapi tim sekelas Inter dan mampu tampil kompetitif menjadi pengalaman penting bagi skuadnya.
Gasperini Bercanda soal Lautaro: “Dia Harus Berhenti!”
Lautaro Martinez kembali menjadi mimpi buruk bagi Gasperini.
Striker Argentina itu mencetak dua gol dan memastikan Inter bangkit dari ketertinggalan 0-2.
Ketika ditanya mengenai pelukannya dengan Lautaro setelah pertandingan, Gasperini menjawab dengan nada bercanda.
“Dia selalu mencetak gol melawan saya, dia harus berhenti,” ujar Gasperini sambil tertawa.
Setelah itu, Gasperini memberikan pujian terhadap kualitas Lautaro.
“Dia mencetak gol melawan semua orang. Dia adalah juara yang hebat, semua orang menghormatinya, terlepas dari masalah yang dia berikan kepada lawan.”
Komentar tersebut menjadi gambaran betapa Gasperini mengakui kualitas Lautaro sebagai salah satu penyerang penting Inter.

Leave a Reply