
Pertandingan Real Madrid vs Inter Milan di Liga Champions tidak hanya menghadirkan drama di atas lapangan, tetapi juga momen emosional bagi Denzel Dumfries.
Mantan pemain Inter tersebut kini berseragam Real Madrid dan harus menghadapi klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Real Madrid akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut terasa semakin spesial bagi Dumfries karena untuk pertama kalinya ia menghadapi mantan rekan-rekannya dalam pertandingan kompetitif setelah meninggalkan Inter.
Usai pertandingan, Dumfries berbicara kepada Sky Sport mengenai perasaannya menghadapi Inter sekaligus kemenangan Real Madrid.
Dumfries: Ini Pertandingan yang Sangat Spesial
Dumfries mengakui bahwa menghadapi Inter memiliki makna emosional tersendiri. Selama lima tahun memperkuat Nerazzurri, pemain asal Belanda tersebut membangun hubungan erat dengan banyak pemain dan orang-orang di dalam klub.
“Ini pertandingan yang sangat spesial bagi saya. Saya bertemu kembali dengan semua teman yang bermain bersama saya selama Lima tahun. Ini sangat spesial bagi saya, saya menyayangi mereka,” ujar Dumfries.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun kini menjadi bagian dari Real Madrid, Dumfries tidak melupakan hubungan yang telah terjalin selama berada di Inter.
Lima tahun bukan waktu yang singkat. Selama periode tersebut, Dumfries berkembang menjadi salah satu pemain penting Inter dan menjadi bagian dari perjalanan klub di level domestik maupun Eropa.
Namun, setelah peluit akhir berbunyi, Dumfries tetap memiliki alasan untuk tersenyum.
Real Madrid berhasil mengalahkan mantan klubnya.
Saya Senang Kami Menang
Dumfries kemudian memberikan komentar yang disampaikan dengan nada bercanda ketika ditanya mengenai hasil pertandingan.
“Tapi saya senang kami menang,” lanjutnya (tertawa).
Pemain Belanda tersebut tentu tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya sebagai pemain Real Madrid.
Di satu sisi, ia masih memiliki ikatan emosional dengan Inter. Di sisi lain, profesionalisme menuntutnya memberikan segalanya untuk klub yang kini ia bela.
Kemenangan 2-1 di Bernabéu menjadi modal penting bagi Real Madrid dalam perjalanan mereka di Liga Champions.
Dumfries Tetap Puji Kualitas Inter
Meski Real Madrid menjadi pemenang, Dumfries tidak ragu memberikan apresiasi kepada Inter.
Menurutnya, Nerazzurri tampil sangat baik dan menunjukkan kualitas yang membuat mereka tetap mampu memberikan tekanan kepada Real Madrid.
“Saya melihat Inter bermain sangat bagus. Saya tahu kualitas mereka, mereka memiliki pemain-pemain yang kuat. Tetapi kami juga kuat,”
Komentar tersebut menarik karena Dumfries tentu mengetahui karakter permainan Inter dengan sangat baik. Ia pernah berada di ruang ganti Nerazzurri selama bertahun-tahun dan memahami kualitas para pemain yang kini menjadi lawannya.
Inter pun memang mampu memberikan perlawanan serius, terutama setelah tertinggal. Nerazzurri tidak kehilangan keberanian dan terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga pertandingan memasuki fase akhir.
Laga “Gila” di Bernabéu
Dumfries menggambarkan duel Real Madrid kontra Inter sebagai pertandingan yang luar biasa.
“Itu adalah pertandingan yang gila, tetapi saya senang kami menang dan juga pantas mendapatkannya,”
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Real Madrid mampu memanfaatkan beberapa kesalahan Inter untuk mencetak gol, tetapi Nerazzurri kemudian menunjukkan reaksi kuat dan membuat pertandingan tetap terbuka.
Bagi Real Madrid, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mampu bertahan dari tekanan Inter. Sementara bagi Nerazzurri, kekalahan tersebut menunjukkan bahwa performa kompetitif saja belum cukup ketika berhadapan dengan tim sekelas Real Madrid.
Dumfries: Inter Tetap Tim yang Sangat Kuat
Menariknya, meskipun berhasil mengalahkan Inter, Dumfries tetap memberikan penilaian tinggi kepada mantan klubnya.
“Tetapi Inter sangat kuat, tentu saja.”
Pujian tersebut menunjukkan bahwa kemenangan Real Madrid tidak serta-merta membuat Dumfries menganggap Inter sebagai tim yang mudah dikalahkan.
Justru sebaliknya. Ia memahami bahwa Nerazzurri memiliki kualitas, pengalaman, serta karakter yang bisa membuat mereka menjadi lawan berbahaya sepanjang kompetisi.
Bagi Inter, kekalahan di Bernabéu juga tidak berarti perjalanan Liga Champions berakhir. Masih ada banyak pertandingan yang harus dimainkan dan kesempatan untuk mengumpulkan poin tetap terbuka.

Leave a Reply