Roma Mulai Disebut Rival Utama Inter dalam Perburuan Scudetto

Persaingan gelar Serie A 2026/27 mulai memperlihatkan gambaran yang menarik. Baru memasuki pekan ketiga, tetapi dua tim sudah mencuri perhatian dengan catatan sempurna, yakni Inter Milan dan AS Roma.

Kedu tim sama-sama mengoleksi 9 poin dari Tiga pertandingan. Menariknya, Inter dan Roma juga memiliki kesamaan lain: keduanya meraih kemenangan dramatis setelah harus bekerja keras hingga menit-menit akhir.

Inter melakukan comeback luar biasa untuk mengalahkan Napoli, sementara Roma membalikkan keadaan saat menghadapi Atalanta.

Seperti yang dilaporkan FCInterNews, kemenangan tersebut membuat Roma mulai dipandang sebagai rival utama Inter dalam perburuan gelar, atau yang dalam istilah Italia kerap disebut anti-Inter.

Roma Sempurna dan Mulai Membidik Scudetto

Roma menunjukkan mentalitas yang sangat menarik pada awal musim.

Menghadapi Atalanta, pertandingan sempat berjalan seperti tidak berpihak kepada mereka. Namun, Giallorossi mampu melakukan comeback dan memastikan kemenangan 2-1 melalui drama di menit-menit akhir.

Hasil tersebut membuat Roma mempertahankan rekor sempurna dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.

Memang terlalu dini untuk berbicara tentang Scudetto. Kompetisi masih sangat panjang dan banyak hal dapat berubah dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, cara Roma meraih Sembilan poin tersebut memberikan sinyal bahwa mereka bukan sekadar tim yang menikmati start bagus.

Mereka juga menunjukkan karakter untuk memenangkan pertandingan sulit.

Inter Juga Punya Cerita Serupa

Menariknya, Inter mengalami situasi yang hampir sama.

Nerazzurri tertinggal 0-2 dari Napoli sebelum bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 di San Siro.

Lautaro Martinez menjadi salah satu protagonis utama dengan mencetak dua gol, sementara Marcus Thuram ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Kemenangan tersebut tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga memperlihatkan mentalitas comeback Inter.

Karena itu, setelah tiga pertandingan, Inter dan Roma sama-sama mengoleksi sembilan poin dan sama-sama menunjukkan kemampuan untuk memenangkan pertandingan yang tidak berjalan mudah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*