
Inter Milan menciptakan comeback luar biasa saat menghadapi Napoli pada pekan ketiga Serie A 2026-27, Sabtu (5/9/26) malam WIB.
Sempat tertinggal dua gol setelah Matteo Politano dan Rasmus Hojlund membawa Napoli unggul, Nerazzurri bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 di San Siro.
Lautaro Martinez menjadi tokoh utama kemenangan Inter dengan mencetak dua gol, sementara Marcus Thuram menyumbangkan satu gol yang menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang start sempurna Inter di Serie A 2026/27. Setelah sebelumnya menaklukkan Monza dan Cagliari, pasukan Cristian Chivu kini mencatat tiga kemenangan beruntun.
Napoli Unggul Lebih Dahulu
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Bahkan dalam 70 detik pertama, Inter sudah memberikan ancaman melalui Andy Diouf.
Pemain asal Prancis tersebut melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti. Namun, Alex Meret bergerak cepat untuk menepis bola yang mengarah ke tiang dekat.
Napoli kemudian memberikan respons melalui Andre-Frank Zambo Anguissa. Josep Martinez memperlihatkan refleks luar biasa ketika menggagalkan peluang jarak dekat sang gelandang setelah menerima umpan silang mendatar dari Alisson Santos.
Bola muntah kembali jatuh ke kaki Matteo Politano, tetapi Josep Martinez sekali lagi mampu melakukan penyelamatan.
Inter dan Napoli saling bertukar serangan. Manuel Akanji sempat membelokkan tembakan Anguissa hingga bola hanya mengenai sisi luar jaring, sementara Yann Bisseck melepaskan tembakan tipis di atas mistar setelah berduel dengan Rafa Marin di dalam kotak penalti.
Rasmus Hojlund juga memperoleh peluang setelah menerima flick dari sepak pojok, tetapi penyelesaiannya tidak cukup kuat untuk menyulitkan Josep Martinez.
Di sisi lain, Lautaro Martinez mulai menemukan ruang. Meret harus bekerja keras untuk mengamankan tembakan kapten Inter tersebut setelah kombinasi serangan yang diawali Federico Dimarco.
Tendangan Bebas Dimarco Membentur Mistar
Inter sebenarnya hampir membuka keunggulan sebelum jeda.
Pada menit-menit terakhir babak pertama, Federico Dimarco mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas. Eksekusinya melengkung melewati pagar hidup dan mengarah ke pojok atas gawang.
Namun, bola hanya menghantam mistar.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol, meskipun kedua tim menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Napoli Menghukum Kesalahan Inter
Cristian Chivu melakukan perubahan pada awal babak kedua dengan memasukkan Curtis Jones dan Marcus Thuram.
Namun, Inter justru mengalami mimpi buruk dalam beberapa menit pertama.
Tuan rumah melakukan kesalahan ketika membangun serangan dari lini belakang. Situasi tersebut dimanfaatkan Napoli untuk menciptakan peluang.
Josep Martinez kembali menggagalkan usaha Alisson Santos, sedangkan Nicolo Barella berusaha keras memblok tembakan pertama Politano.
Namun, bola liar akhirnya kembali jatuh ke kaki Politano. Kali ini pemain Napoli tersebut berhasil melepaskan tembakan yang menembus kerumunan pemain dan masuk ke gawang.
Inter pun tertinggal 0-1 dari Napoli.
Belum sempat sepenuhnya bangkit, Inter kembali kebobolan.
Napoli mendapatkan bola kembali setelah clearance Inter tidak berhasil mengamankan situasi. Di Lorenzo mengirim bola kembali ke area berbahaya, sebelum Rasmus Hojlund melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti.
Tembakan dengan kaki kiri tersebut melewati banyak pemain dan bersarang di pojok bawah gawang. Inter 0-2 Napoli.
Lautaro Martinez Menyalakan Api Comeback
Inter tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons.
Federico Dimarco kembali menjadi sumber kreativitas serangan. Ia mengirim bola dari sisi kiri setelah menerima umpan Piotr Zielinski.
Bola kemudian disambar Lautaro Martinez yang datang menyelinap di antara para pemain bertahan Napoli.
Dengan penyelesaian dari jarak dekat, sang kapten memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut mengubah atmosfer pertandingan.
Inter yang sebelumnya terlihat frustrasi mulai bermain jauh lebih agresif. Napoli dipaksa bertahan semakin dalam, sementara para pemain tuan rumah terus mencari celah.
Marcus Thuram hampir mencetak gol penyeimbang pada menit ke-73. Sundulannya sudah melewati Meret, tetapi bola justru membentur tiang.
Itu menjadi peringatan keras bagi Napoli.
Marcus Thuram Samakan Kedudukan
Beberapa menit kemudian pada menit 82, Thuram akhirnya mencetak gol.
Carlos Augusto mengirimkan umpan silang ke area tiang dekat. Thuram memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulan ke pojok bawah gawang.
Benoit Badiashile, yang menjalani debutnya, tidak mampu menghentikan bola. Skor imbang menjadi 2-2.
Comeback yang semula terlihat sulit kini benar-benar terbuka.
Napoli mulai kehilangan kendali atas pertandingan. Kedua tim kemudian bermain semakin terbuka.
Thuram memiliki peluang untuk membawa Inter berbalik unggul, sementara David Neres juga mendapatkan kesempatan bagi Napoli. Anguissa bahkan gagal mengarahkan bola ke sasaran dalam situasi menjanjikan.
Pertandingan berubah menjadi pertarungan terbuka.
Lautaro Martinez Cetak Gol Kemenangan
Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, Inter mendapatkan kesempatan terakhir.
Nicolo Barella melepaskan tembakan yang berhasil ditepis Meret ke atas mistar. Dari sepak pojok berikutnya, Napoli gagal membersihkan bola dengan sempurna.
Manuel Akanji bergerak cepat untuk menyentuh bola dan menjauhkannya dari jangkauan Meret.
Bola kemudian jatuh di area yang tepat untuk Lautaro Martinez.
Sang kapten tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Dari jarak hanya beberapa meter, Lautaro menyambar bola dan mendorongnya melewati garis gawang.
GOOOL! Inter berbalik unggul 3-2!
Gol tersebut tercipta pada menit ke-91 dan membuat San Siro bergemuruh.
Lautaro Martinez menjadi pahlawan kemenangan Inter setelah mencetak dua gol dalam pertandingan yang penuh drama tersebut.
Inter 3-2 Napoli: Comeback yang Luar Biasa
Pertandingan berakhir dengan skor Inter 3-2 Napoli.
Gol-gol Napoli dicetak Matteo Politano pada menit ke-50 dan Rasmus Hojlund pada menit ke-53.
Inter kemudian membalas melalui Lautaro Martinez pada menit ke-56, Marcus Thuram pada menit ke-82, dan Lautaro kembali mencetak gol kemenangan pada menit ke-91.
Kemenangan tersebut menjadi bukti mentalitas Inter yang tidak menyerah meski tertinggal dua gol di kandang sendiri.
Lautaro Jadi Pembeda
Dua gol Lautaro Martinez membuat peran sang kapten kembali sangat penting bagi Inter.
Striker Argentina tersebut bukan hanya menjadi penyelesai serangan, tetapi juga tampil sebagai pemimpin ketika tim berada dalam situasi sulit.
Setelah Napoli unggul 2-0 hanya dalam beberapa menit, Inter membutuhkan pemain yang mampu mengubah momentum. Lautaro memberikan jawaban tersebut melalui gol pertamanya.
Gol kedua pada menit ke-91 kemudian menjadi penentu kemenangan.
Dengan demikian, comeback Inter memiliki tiga sosok penting: Lautaro Martinez sebagai pencetak dua gol, Marcus Thuram sebagai pencetak gol penyeimbang, dan Federico Dimarco yang terus menjadi sumber ancaman dari sisi kiri.
Kemenangan ini juga memiliki nilai psikologis besar.
Inter bukan hanya mengamankan tiga poin, tetapi melakukannya setelah berada dalam situasi tertinggal 0-2.
Mentalitas untuk bangkit dalam pertandingan besar seperti inilah yang sangat dibutuhkan Inter jika ingin kembali bersaing memperebutkan Scudetto sekaligus menghadapi tantangan Liga Champions.
Fokus Berikutnya: Real Madrid
Tidak ada banyak waktu bagi Inter untuk merayakan kemenangan tersebut.
Setelah menghadapi Napoli, Nerazzurri harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Champions dan perjalanan ke Santiago Bernabeu untuk menghadapi Real Madrid.
Pertandingan melawan Napoli menjadi ujian mental sekaligus fisik sebelum menghadapi salah satu klub terbesar Eropa.
Jika Inter mampu mempertahankan intensitas, karakter, dan kedalaman skuad seperti yang ditunjukkan saat membalikkan skor 0-2 menjadi 3-2, kepercayaan diri mereka menghadapi Real Madrid tentu akan semakin tinggi.
Susunan Pemain
INTER (3-5-2): 1 Martinez; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni (14 Bonny 79′); 17 Diouf, 23 Barella, 7 Zielinski (20 Calhanoglu 72′), 8 Sucic (21 Jones 46′), 32 Dimarco (30 Carlos Augusto 62′); 94 Esposito (9 Thuram 46′), 10 Lautaro.
Pelatih: Cristian Chivu
NAPOLI (4-3-3): 1 Meret; 22 Di Lorenzo, 13 Rrahmani, 16 Marin, 37 Spinazzola; 99 Anguissa, 68 Lobotka (6 Gilmour 80′), 26 Vergara (11 De Bruyne 62′); 21 Politano (7 Neres 62′), 19 Hojlund (20 Lucca 72′), 27 Alisson Santos (5 Badiashile 80′).
Pelatih: Massimilano Allegri

Leave a Reply