Ranocchia: Kualitas dan Mentalitas Inter Belum Dimiliki Klub Lain di Serie A

Mantan bek Inter Milan, Andrea Ranocchia, menilai Nerazzurri memiliki keunggulan besar dalam perburuan Scudetto 2026/2027. Menurutnya, hanya Inter sendiri yang bisa mengubah peta persaingan jika gagal memenuhi standar yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.

Perburuan gelar Serie A 2026/2027 mulai menjadi sorotan setelah bursa transfer musim panas di Italia resmi ditutup. Sejumlah klub melakukan pergerakan penting pada hari terakhir, tetapi tidak semua tim memilih melakukan perubahan besar pada skuad mereka.

Salah satu klub yang aktif di menit-menit terakhir adalah Juventus. Bianconeri mendatangkan Pape Matar Sarr dan Nick Woltemade untuk memperkuat skuad.

Sementara itu, Como membuat gebrakan dengan mendatangkan Moise Kean dari Fiorentina.

Inter Milan sendiri memilih tidak melakukan perekrutan tambahan pada hari terakhir. Meski demikian, mantan bek Nerazzurri, Andrea Ranocchia, justru melihat Inter sebagai tim yang masih memiliki posisi paling kuat dalam persaingan perebutan gelar.

Ranocchia: Hanya Inter yang Bisa Ubah Persaingan

Berbicara kepada Sport Mediaset, Ranocchia memberikan penilaian tegas mengenai peluang Inter dalam perburuan Scudetto.

Menurutnya, Inter memiliki keunggulan yang tidak dimiliki para pesaingnya, mulai dari kualitas skuad hingga mentalitas yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

“Persaingan Scudetto hanya bisa berubah jika Inter melawan dirinya sendiri,” ujar Ranocchia.

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa tingginya penilaian Ranocchia terhadap kekuatan Nerazzurri.

Menurutnya, Inter saat ini memiliki kombinasi kualitas pemain, kedalaman skuad, serta mentalitas juara yang membuat mereka berada satu tingkat di atas rival-rivalnya.

Kualitas dan Mentalitas Jadi Keunggulan Inter

Ranocchia tidak hanya melihat kualitas individu pemain sebagai alasan Inter menjadi favorit.

Menurutnya, kekuatan terbesar Nerazzurri justru terletak pada mentalitas yang telah dibangun klub selama bertahun-tahun.

“Dengan skuad yang dimiliki Inter, kualitas yang mereka punya, serta mentalitas yang telah dibangun selama bertahun-tahun, saat ini tidak ada klub lain yang memiliki semua itu,” jelasnya.

Penilaian tersebut cukup penting mengingat Inter memasuki musim baru sebagai juara bertahan.

Mempertahankan gelar tentu menghadirkan tekanan tersendiri. Setiap rival akan datang dengan motivasi lebih besar untuk mengalahkan sang juara.

Namun, pengalaman menghadapi tekanan tersebut menjadi salah satu modal utama Inter.

Juventus dan Roma Rival Utama Inter

Meski menjadikan Inter sebagai favorit utama, Ranocchia tetap melihat ada beberapa klub yang berpotensi memberikan perlawanan.

Menariknya, mantan bek Inter tersebut menempatkan Juventus dan Roma sebagai dua pesaing terdekat Nerazzurri.

“Yang paling dekat dengan Inter menurut saya adalah Juventus dan Roma,” kata Ranocchia.

Ada dua alasan utama di balik penilaiannya.

Pertama, kedua klub tersebut melakukan aktivitas transfer yang dinilai cukup baik pada musim panas.

Kedua, Juventus dan Roma sama-sama memiliki keuntungan karena mempertahankan pelatih dari musim sebelumnya. Kondisi tersebut membuat mereka memiliki kontinuitas dalam hal taktik, sistem permainan, dan pemahaman antarpemain.

Menurut Ranocchia, kesinambungan tersebut dapat menjadi faktor penting ketika kompetisi memasuki fase-fase krusial.

Juventus Punya Modal dari Bursa Transfer

Juventus menjadi salah satu klub yang melakukan perubahan cukup signifikan pada skuadnya.

Pada hari terakhir bursa transfer, Bianconeri mendatangkan Pape Matar Sarr dan Nick Woltemade.

Keduanya memberikan opsi tambahan untuk Luciano Spalletti, terutama dalam memperkuat kedalaman skuad setelah Juventus harus menghadapi jadwal kompetisi domestik dan Eropa.

Selain rekrutan anyar tersebut, Juventus juga memiliki sejumlah pemain penting yang diharapkan mampu membantu klub bersaing di papan atas.

Dengan pelatih yang sudah memahami karakter tim, Juventus memiliki kesempatan untuk membangun konsistensi sejak awal musim.

Roma Juga Dianggap Punya Keuntungan

Roma menjadi nama lain yang mendapatkan penilaian positif dari Ranocchia.

Selain dinilai melakukan aktivitas transfer yang bagus, keberadaan pelatih yang sama seperti musim sebelumnya menjadi keuntungan tersendiri.

Kontinuitas memungkinkan sebuah tim tidak perlu memulai kembali dari nol ketika musim baru dimulai.

Para pemain sudah memahami prinsip dasar permainan, sementara pelatih juga memiliki gambaran lebih jelas mengenai kekuatan dan kelemahan skuadnya.

Faktor tersebut membuat Ranocchia menempatkan Roma di antara klub yang paling mungkin memberikan tekanan kepada Inter.

Napoli dan Milan Berada di Belakang

Sementara itu, Ranocchia menempatkan Napoli dan AC Milan sedikit di belakang Juventus dan Roma dalam peta persaingan Scudetto.

“Setelah itu, sedikit lebih di belakang saya melihat Napoli dan Milan,” ungkapnya.

Bukan berarti kedua klub tersebut dianggap tidak memiliki peluang.

Namun, dalam penilaian Ranocchia saat ini, Juventus dan Roma terlihat memiliki kombinasi yang lebih ideal untuk memberikan tekanan kepada Inter Milan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*