Romano: Inter Putuskan Investasi Besar pada Romero, Spence Makin Sulit

Inter Milan dikabarkan mulai menentukan arah strategi mereka di bursa transfer musim panas ini.

Setelah sempat dikaitkan dengan sejumlah target untuk memperkuat sektor bek sayap kanan dan lini belakang, Nerazzurri kini disebut memilih memusatkan seluruh perhatian pada Cristian Romero.

Kabar tersebut disampaikan oleh pakar transfer Fabrizio Romano, yang mengungkap bahwa Inter telah memulai pembicaraan dengan Tottenham Hotspur dan akan segera menggelar pertemuan penting dengan perwakilan sang pemain.

Inter dan Tottenham Sudah Mulai Bernegosiasi

Dalam video terbaru di kanal YouTube-nya, Romano memastikan bahwa pembicaraan antara Inter dan Tottenham bukan sekadar rumor.

“Ada dua hal penting. Mengenai Romero, saya terus mengatakan bahwa negosiasi itu benar-benar ada. Inter dan Tottenham sudah melakukan kontak, dan saya bisa mengonfirmasi bahwa mereka telah memulai pembicaraan,” ujar Romano.

Romano juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada pertemuan lanjutan antara kubu Inter dan agen Romero.

“Saya juga mengonfirmasi bahwa dalam beberapa jam ke depan, atau pekan ini, akan ada pertemuan antara rombongan Romero dengan pihak Inter. Kami tidak ingin memberi harapan berlebihan kepada siapa pun, tetapi Inter benar-benar sedang mengusahakan transfer ini,”

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa bek timnas Argentina itu kini menjadi target utama Nerazzurri untuk memperkuat lini pertahanan Cristian Chivu.

Harga Djed Spence Melonjak, Inter Mulai Mundur

Di sisi lain, peluang Inter merekrut Djed Spence justru semakin mengecil.

Menurut Romano, performa impresif bek kanan Tottenham di Piala Dunia 2026 membuat nilai pasarnya melonjak drastis.

“Mengenai Spence, saya sudah mengatakan bahwa harganya menjadi jauh lebih rumit setelah penampilannya di Piala Dunia. Sekarang valuasinya lebih mendekati angka 50 juta euro seperti Marco Palestra daripada 25 juta euro seperti Anan Khalaili,”

Lonjakan harga tersebut membuat Inter mulai berpikir ulang.

Romano menambahkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, manajemen Nerazzurri memang sudah menganggap negosiasi Spence sebagai operasi yang sulit untuk direalisasikan.

Fokus Dana Dialihkan ke Romero

Dengan kondisi tersebut, Inter disebut mengambil keputusan penting terkait penggunaan anggaran transfer.

Alih-alih mengeluarkan dana besar untuk bek sayap kanan, klub memilih mengalokasikan investasi utama kepada Cristian Romero.

“Yang terpenting adalah, jika Inter memutuskan melakukan investasi besar, maka investasi itu akan diarahkan kepada Romero. Saat ini seluruh perhatian mereka tertuju kepadanya,”

Strategi tersebut juga menjelaskan mengapa belakangan ini hampir tidak ada nama baru yang muncul sebagai kandidat bek kanan Inter.

Manajemen lebih memilih memaksimalkan peluang mendatangkan pemain yang dinilai mampu menjadi pemimpin baru di jantung pertahanan.

“Tidak ada nama lain yang muncul untuk posisi bek kanan karena Inter telah memutuskan untuk berusaha mengejar Romero hingga akhir dan memusatkan sumber daya finansial mereka kepadanya.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*