
Inter Milan terus bergerak mencari solusi untuk memperkuat skuad Cristian Chivu menjelang musim baru.
Setelah sukses mendatangkan Manuel Akanji dari Manchester City sebagai salah satu contoh transfer berpengalaman dengan skema cerdas, Nerazzurri kini kembali mempertimbangkan peluang serupa dari Premier League.
Nama yang muncul paling kuat adalah John Stones, bek berpengalaman Manchester City yang saat ini menjadi salah satu opsi menarik bagi Inter untuk memperkuat lini belakang.
Namun, meski kualitas sang pemain tidak perlu diragukan, ada satu faktor besar yang menjadi penentu: restu dari pemilik Inter, Oaktree Capital Management, terkait tuntutan gaji sang pemain.
John Stones Kembali Masuk Radar Inter
Menurut laporan Calciomercato.com, nama John Stones sebenarnya sudah pernah masuk dalam pembahasan Inter sejak beberapa bulan lalu. Bek asal Inggris tersebut sempat ditawarkan kepada Nerazzurri pada periode Maret hingga April, kemudian kembali muncul dalam daftar evaluasi klub dalam beberapa pekan terakhir.
Performa impresif Stones bersama tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026 membuat situasinya berubah. Keraguan mengenai kondisi fisiknya setelah periode sulit bersama Manchester City mulai menghilang.
Inter melihat Stones sebagai pemain yang sudah matang, memiliki pengalaman besar di level tertinggi, dan mampu beradaptasi dengan cepat dengan sistem permainan Cristian Chivu.
Situasi tersebut mengingatkan pada kedatangan Manuel Akanji musim sebelumnya. Inter mendapatkan pemain Premier League berpengalaman yang bisa langsung memberikan dampak tanpa membutuhkan waktu adaptasi panjang.
Keunggulan Stones: Pengalaman dan Fleksibilitas
John Stones memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Inter saat ini. Nerazzurri kehilangan Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, sehingga membutuhkan tambahan pemain senior untuk menjaga keseimbangan lini pertahanan.
Selain kemampuan bertahan, Stones juga memiliki kualitas dalam membangun serangan dari belakang. Kemampuannya memainkan bola, membaca permainan, serta beroperasi sebagai bek tengah maupun pemain yang membantu progresi bola menjadi nilai tambah besar.
Bagi Chivu, karakter seperti Stones bisa memberikan variasi taktik, terutama dalam skema tiga bek yang selama ini menjadi identitas Inter.
Kehadiran pemain berusia 32 tahun itu juga bisa membantu perkembangan bek muda seperti Yann Bisseck dan pemain lain di lini belakang.
Masalah Utama: Gaji Tidak Sesuai Filosofi Oaktree
Meski secara teknis Stones dianggap sebagai solusi ideal, masalah terbesar berada pada aspek finansial.
Sang bek dikabarkan meminta gaji sekitar 6,5 juta euro per musim plus bonus. Angka tersebut memang lebih rendah dibanding tuntutan awal sebelum Piala Dunia yang mencapai sekitar 8 juta euro, tetapi tetap dianggap tinggi untuk standar kebijakan baru Inter.
Oaktree selama ini dikenal memiliki pendekatan hati-hati dalam urusan transfer, terutama terhadap pemain berusia di atas 30 tahun dengan tuntutan gaji besar.
Biasanya, klub menghindari investasi besar pada pemain senior karena nilai jual kembali yang terbatas. Hal inilah yang membuat operasi Stones menjadi sebuah dilema.
Di satu sisi, Inter bisa mendapatkan pemain berkualitas tanpa harus membayar biaya transfer besar karena statusnya tidak membutuhkan mahar tinggi. Namun di sisi lain, beban gaji dan komisi menjadi faktor yang harus diperhitungkan.
Chelsea Jadi Ancaman Serius
Inter juga tidak sendirian dalam perburuan John Stones. Chelsea disebut menjadi salah satu klub yang tertarik menggunakan pengalaman sang pemain untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
The Blues membutuhkan sosok senior yang mampu menjadi pemimpin di sektor belakang, sehingga persaingan untuk mendapatkan Stones diprediksi semakin ketat.
Situasi ini membuat Inter harus segera mengambil keputusan jika memang ingin mencoba mendatangkan sang pemain.
Inter Harus Menentukan Prioritas di Bursa Transfer
Kondisi pasar membuat Inter harus berhitung secara matang. Klub masih membutuhkan pengganti Denzel Dumfries di sektor kanan, sekaligus mencari tambahan pemain bertahan.
Jika dana besar digunakan untuk mendatangkan Stones, maka strategi di posisi lain harus disesuaikan.
Karena itu, keputusan Oaktree akan menjadi kunci. Apakah mereka bersedia memberikan pengecualian untuk pemain dengan pengalaman kelas dunia seperti Stones, atau tetap mempertahankan kebijakan investasi jangka panjang?
John Stones menawarkan kualitas, pengalaman, dan kepastian. Namun bagi Inter, tantangan terbesar bukan menemukan kesepakatan dengan sang pemain, melainkan memastikan bahwa operasi tersebut tetap sesuai dengan filosofi klub di era baru.

Leave a Reply