
Inter Milan terus bergerak memperkuat skuad untuk menghadapi musim baru (2026-27).
Namun, strategi Nerazzurri tidak hanya bertumpu pada aktivitas di bursa transfer. Di balik upaya mendatangkan pemain baru, klub juga menjalankan proyek jangka panjang dengan memaksimalkan potensi pemain yang sudah dimiliki, terutama dari akademi.
Pendekatan ini sejalan dengan visi pemilik klub, Oaktree Capital, yang menginginkan Inter tetap kompetitif tanpa mengabaikan keberlanjutan finansial. Dalam konteks tersebut, kehadiran Cristian Chivu dinilai menjadi sosok ideal untuk mengembangkan proyek tersebut.
Inter Jalankan Dua Strategi Penguatan Skuad
Menurut laporan Corriere dello Sport, Inter kini mengembangkan strategi penguatan tim melalui dua jalur yang berjalan bersamaan. Di satu sisi, klub tetap aktif mencari pemain berkualitas di bursa transfer untuk meningkatkan daya saing skuad.
Di sisi lain, manajemen juga berkomitmen memberikan kesempatan kepada para pemain muda hasil binaan akademi agar mampu berkembang dan berkontribusi di tim utama.
Strategi ini diyakini menjadi fondasi penting bagi pembangunan Inter, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Oaktree Ingin Inter Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Sejak mengambil alih kepemilikan klub, Oaktree menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara prestasi dan stabilitas finansial.
Karena itu, Inter tidak hanya mengandalkan belanja besar di bursa transfer, tetapi juga berusaha memaksimalkan aset yang telah dimiliki.
Mengembangkan pemain akademi menjadi bagian penting dari proyek tersebut.
Selain mampu mengurangi biaya transfer, keberhasilan melahirkan pemain berkualitas dari akademi juga dapat meningkatkan nilai aset klub di masa depan.
Pio Esposito dan Stankovic Jadi Bukti Nyata
Inter sudah memiliki contoh konkret mengenai keberhasilan strategi tersebut.
Musim lalu, Francesco Pio Esposito berhasil menembus tim utama setelah menunjukkan perkembangan yang konsisten.
Selain itu, Aleksandar Stankovic kembali ke Inter usai menjalani musim yang mengesankan bersama Club Brugge dengan pengalaman yang jauh lebih matang.
Kedua pemain tersebut menjadi gambaran bagaimana Inter ingin membangun skuad yang tidak hanya kuat saat ini, tetapi juga memiliki fondasi kokoh untuk masa depan.
Marotta Tegaskan Akademi Punya Peran Penting
Presiden Inter, Beppe Marotta, sebelumnya juga telah menegaskan bahwa pengembangan pemain muda menjadi salah satu prioritas klub.
Dalam konferensi pers menjelang musim baru, ia menyampaikan bahwa para juara bertahan Serie A percaya generasi muda mampu memberikan kontribusi nyata bagi tim utama.
Namun, hal tersebut tidak berarti Inter akan berhenti aktif di bursa transfer.
Sebaliknya, perekrutan pemain baru dan promosi talenta akademi akan berjalan secara bersamaan sebagai dua pilar utama dalam memperkuat skuad.
Cristian Chivu Dinilai Pelatih Ideal untuk Proyek Ini
Salah satu alasan mengapa proyek tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk sukses adalah keberadaan Cristian Chivu di kursi pelatih.
Mantan bek Inter itu sudah lama dikenal sebagai pelatih yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda.
Selama menangani tim akademi, Chivu berhasil membantu banyak talenta berkembang sebelum akhirnya menembus level yang lebih tinggi.
Kini, ketika dipercaya menangani tim utama, ia memiliki keuntungan karena sudah mengenal karakter dan kualitas sejumlah pemain muda yang ikut dalam pemusatan latihan pramusim.
Hubungan yang sudah terjalin sebelumnya membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah.

Leave a Reply