Performa Inter Milan kembali menjadi sorotan setelah hasil yang kurang meyakinkan saat bertandang ke markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchi dalam laga pekan ke-30 Serie A 2025-26.
Dalam program Fuoriclasse di DAZN, jurnalis Andrea Marinozzi memberikan analisis tajam terkait kondisi Nerazzurri, mulai dari permainan tim yang mudah ditebak, tekanan kompetisi, hingga penurunan performa lini serang tim.
Tekanan Meningkat Usai Jeda Internasional
Menurut Marinozzi, jeda internasional Maret ini justru menjadi momen yang meningkatkan tekanan bagi Inter Milan. Hal ini tak lepas dari situasi kompetitif di papan atas Serie A, terutama dengan bangkitnya Napoli yang kembali menemukan performa terbaiknya.
Apalagi, pelatih Antonio Conte telah menegaskan ambisi timnya dalam perburuan gelar, termasuk menghadapi laga krusial secara langsung di kandang sendiri.
“Jeda kompetisi meningkatkan tekanan. Napoli memiliki laga besar di kandang dan kini mulai menemukan kembali kekuatannya,” ujar Marinozzi.
Inter Dinilai Mulai Terbaca
Selain tekanan eksternal, Marinozzi juga menyoroti aspek permainan Inter yang dinilai mulai mudah ditebak. Hal ini bisa menjadi masalah serius, terutama saat menghadapi tim-tim seperti AS Roma dan Como di laga berikutnya.
“Inter sedikit mudah ditebak, nanti akan terlihat saat menghadapi Roma dan Como,”
Menurutnya, variasi permainan menjadi kunci jika Inter ingin tetap kompetitif dalam perburuan gelar musim ini.
Absennya Thuram Berdampak Besar
Sorotan utama dalam analisis Marinozzi tertuju pada lini serang Inter, khususnya peran Marcus Thuram.
Ia mengaku tidak terkesan dengan performa Thuram dalam laga tersebut dan menilai bahwa absennya sang pemain memberikan dampak signifikan terhadap permainan tim.
Menariknya, Marinozzi bahkan menyebut kondisi ini mengingatkan pada absennya kapten tim, Lautaro Martinez.
“Thuram tidak membuat saya terkesan, kontribusinya sangat kurang bagi Inter. Penampilannya membuat kita selalu teringat pada absennya Lautaro Martinez,”
Evaluasi untuk Sommer
Di sektor pertahanan, kiper Yann Sommer juga tak luput dari evaluasi. Marinozzi menilai bahwa situasi seperti yang terjadi dalam laga melawan Fiorentina sudah cukup sering terlihat musim ini.
Meski begitu, ia tidak menyebutnya sebagai kesalahan fatal.
“Sommer? Itu situasi yang sering kita lihat musim ini. Ia mungkin bisa melakukan lebih baik, tetapi itu bukan kesalahan yang jelas.”

Leave a Reply