Coppa Italia: Kejutan di Olimpico! Torino Singkirkan AS Roma 3-2, Tantang Inter di Perempat Final

Kejutan besar terjadi di Stadio Olimpico pada babak 16 besar Coppa Italia 2025-26. Torino secara dramatis berhasil menyingkirkan AS Roma dengan skor 3-2 dalam laga penuh emosi dan gol spektakuler.

Kemenangan ini memastikan pasukan Marco Baroni melaju ke perempat final, di mana mereka akan berhadapan dengan Inter Milan.

Torino Bikin Heboh, Roma Tersingkir Lebih Awal

Tak banyak yang memprediksi hasil ini. Torino tampil tanpa rasa takut dan menunjukkan mentalitas luar biasa. Sejak menit awal, laga berjalan terbuka dan intens, dengan kedua tim saling menekan.

Gol pembuka lahir di babak pertama lewat Che Adams, yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung kiper Roma. Torino unggul dan membuat publik Olimpico terdiam.

Babak Kedua Penuh Drama dan Gol Spektakuler

Memasuki babak kedua, Roma langsung merespons. Mario Hermoso menyamakan kedudukan di awal paruh kedua, menghidupkan kembali harapan Giallorossi. Namun kegembiraan itu tak bertahan lama.

Che Adams kembali menjadi mimpi buruk bagi Roma. Sang penyerang mencetak gol keduanya dan membawa Torino unggul 2-1.

Laga semakin panas ketika Arena, pemain muda kelahiran 2009, mencatatkan namanya di papan skor dan membuat skor kembali imbang 2-2. Gol ini menjadi momen spesial dan simbol keberanian Roma memainkan talenta muda.

Ilkhan Jadi Penentu, Torino Tantang Inter

Saat laga tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Torino justru melancarkan pukulan telak. Di menit-menit akhir, Emirhan Ilkhan mencetak gol penentu yang memastikan kemenangan 3-2 bagi tim tamu.

Gol tersebut menjadi klimaks dari pertandingan spektakuler dan menegaskan kegagalan Roma di Coppa Italia musim ini, sekaligus mengukuhkan Torino sebagai kuda hitam berbahaya.

Inter Milan Menanti di Perempat Final

Berkat kemenangan heroik ini, Torino resmi menjadi lawan Inter Milan di babak perempat final Coppa Italia.

Duel ini dipastikan menarik, mengingat Inter merupakan salah satu favorit juara, sementara Torino datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Roma.

Bagi Marco Baroni dan anak asuhnya, kemenangan di Olimpico bukan sekadar tiket ke babak berikutnya, tetapi juga pernyataan tegas bahwa Torino siap bersaing dengan tim-tim besar Italia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*