Klub Belgia, Club Brugge resmi menjuarai liga domestik, Jupiler Pro League setelah hasil imbang dramatis 2-2 melawan Mechelen di pekan terakhir musim ini.
Gelar ini menjadi trofi liga ke-20 dalam sejarah klub, sekaligus memastikan mereka lolos ke fase liga Liga Champions musim depan.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena persaingan gelar berlangsung sangat ketat hingga detik-detik akhir pertandingan.
Peran Penting Aleksandar Stankovic
Salah satu kunci sukses Club Brugge musim ini adalah performa gemilang Aleksandar Stankovic.
Gelandang muda kelahiran 2005 itu tampil impresif sepanjang musim dengan catatan:
- 9 gol
- 5 assist
- Kontribusi besar di lini tengah
Performa konsisten Stankovic membuatnya menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam perjalanan juara Club Brugge.
Drama Perebutan Gelar Hingga Menit Akhir
Gelar liga Belgia benar-benar ditentukan di menit-menit akhir pertandingan terakhir musim.
Club Brugge sempat unggul dua kali, namun selalu berhasil disamakan lawan. Ketegangan semakin meningkat ketika Union SG sempat mencetak gol di menit ke-88.
Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena offside, dan hasil imbang sudah cukup untuk memastikan Brugge keluar sebagai juara.
Inter Milan Punya Hak Pembelian Kembali
Menariknya, Inter Milan masih memegang klausul pembelian kembali (recompra). Skemanya sebagai berikut:
- Inter melepas Stankovic ke Club Brugge seharga sekitar €10 juta
- Inter memiliki opsi membeli kembali senilai €23 juta
Dengan performa yang terus meningkat, opsi ini kini menjadi sangat relevan bagi Nerazzurri.
Inter Milan dalam Posisi Strategis
Dengan klausul yang masih aktif, Inter berada dalam posisi yang menguntungkan:
- Bisa membawa pulang talenta muda potensial
- Atau menjualnya kembali dengan keuntungan besar
- Memiliki kontrol penuh atas masa depan pemain
Keputusan ini akan sangat bergantung pada rencana jangka panjang klub.

Leave a Reply