
Davide Frattesi dikabarkan telah menentukan tujuan berikutnya jika meninggalkan Inter Milan, yakni Juventus.
Menurut laporan Sport Mediaset, masa depan Davide Frattesi semakin mengarah ke pintu keluar Giuseppe Meazza. Yang menarik, gelandang tim nasional Italia tersebut telah memiliki destinasi favorit apabila benar-benar meninggalkan Inter.
Di tengah ketertarikan sejumlah klub, termasuk Nottingham Forest, Frattesi dikabarkan lebih memilih bergabung dengan Juventus dan siap menunggu langkah konkret dari Bianconeri sebelum mempertimbangkan opsi lain.
Musim Sulit Frattesi Bersama Inter
Musim 2025/26 tidak berjalan sesuai harapan bagi Frattesi. Gelandang berusia 26 tahun itu kesulitan menemukan konsistensi performa dan gagal memberikan kontribusi yang diharapkan.
Statistik tanpa gol sepanjang musim menjadi gambaran betapa sulitnya perjalanan Frattesi dalam skuad Nerazzurri. Situasi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat.
Meski masih dianggap memiliki kualitas besar, Frattesi membutuhkan lingkungan yang dapat memberinya menit bermain lebih banyak dan peran yang lebih sentral.
Juventus Jadi Prioritas Utama
Laporan Sport Mediaset menyebut bahwa di antara berbagai opsi yang tersedia, Frattesi memiliki preferensi yang jelas, yakni pindah ke Juventus.
Keinginan tersebut bukan tanpa alasan. Sang pemain ingin kembali menjadi sosok penting dan meningkatkan peluangnya untuk terus menjadi bagian utama proyek tim nasional Italia.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Frattesi diyakini ingin mendapatkan peran yang lebih signifikan demi mempertahankan posisinya di timnas.
Karena itulah ia disebut siap menunggu hingga akhir bursa transfer jika Juventus benar-benar serius mengajukan penawaran.
Rencana Giovanni Carnevali untuk Membawa Frattesi ke Turin
CEO baru Juventus, Giovanni Carnevali, dikabarkan mulai menjajaki kemungkinan membuka negosiasi dengan Inter.
Namun Juventus tidak ingin mengeluarkan dana besar secara penuh. Sebagai solusi, mereka mempertimbangkan memasukkan pemain dalam kesepakatan untuk menekan nilai transfer tunai.
Dua nama yang paling sering disebut adalah Andrea Cambiaso dan Federico Gatti.

Leave a Reply