
Absennya Lautaro Martinez akibat cedera melipatgandakan beban dan tanggung jawab di pundak Marcus Thuram.
Penyerang asal Prancis tersebut kini dituntut menjadi pembawa asa utama lini serang Inter Milan dalam matchday 3 fase liga Liga Champions menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk di San Siro pada Kamis (22/10/26) pukul 02.00 WIB.
Sebagaimana diulas oleh Corriere dello Sport, Thuram tampil sangat tajam di kompetisi domestik, namun masih belum mencetak gol di panggung Eropa selama lebih dari satu tahun. Pelatih Cristian Chivu pun berharap kontribusi lebih klinis dari sang penyerang nomor 9 di level internasional.
Dahaga Gol 10 Laga di Liga Champions
Gol terakhir Marcus Thuram di Liga Champions tercatat pada 17 September 2025, ketika ia memborong dua gol (doppietta) dalam kemenangan tandang Inter atas Ajax. Sejak laga tersebut, Thuram telah melewati 10 pertandingan Eropa beruntun tanpa mencetak satu gol pun.
Paceklik gol pribadi Thuram ini beriringan dengan tren negatif Nerazzurri di Eropa, di mana Inter menelan Tujuh kekalahan dari Delapan laga terakhir mereka di Liga Champions.
Usai kekalahan beruntun dari Real Madrid dan Club Brugge di awal fase liga musim ini, kemenangan atas Shakhtar menjadi harga mati untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Kontras: Tajam di Serie A, Mampet di Eropa
Pencapaian Thuram di Italia dan Eropa menunjukkan kontras yang sangat menyolok:
- Performa di Serie A: Thuram tampil sebagai pilar kunci, mencetak gol penyama kedudukan saat Inter menang 3-1 atas Bologna. Musim ini ia sudah mengemas 4 gol di Serie A, dan sejak April lalu ia berhasil mengumpulkan 10 gol dan 5 assist di Serie A.
- Catatan di Liga Champions: Secara keseluruhan, Thuram baru mengemas 9 gol dari 41 penampilan di kompetisi elite Eropa, meskipun pernah mencetak gol-gol krusial ke gawang klub besar seperti Benfica dan Barcelona.
Di dua laga awal Liga Champions musim ini melawan Real Madrid dan Brugge, Thuram sejatinya memiliki beberapa peluang emas untuk memecah kebuntuan, namun kurangnya penyelesaian akhir yang dingin membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Tumpuan Utama Skuad Cristian Chivu
Tanpa Lautaro Martinez yang baru akan kembali setelah jeda internasional, Thuram wajib memimpin lini depan Inter dengan ketenangan dan efisiensi yang lebih tinggi.
Meski Cristian Chivu masih memiliki opsi penyerang muda seperti Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny, Thuram tetaplah rujukan utama di skema penyerangan Nerazzurri.
Laga melawan Shakhtar Donetsk menjadi panggung ideal baginya untuk membuktikan kapasitas sebagai striker kelas dunia di pentas internasional.

Leave a Reply