
Penampilan gemilang Filip Stankovic bersama Venezia kembali mencuri perhatian manajemen Inter Milan.
Meski sudah resmi dilepas secara permanen usai Venezia terdegradasi ke Serie B pada 2025, nama kiper berusia 24 tahun tersebut tetap masuk dalam radar pemantauan Nerazzurri.
Venezia saat itu menebus Stankovic seharga 2 juta euro. Dari status awal sebagai pelapis Jesse Joronen, Stankovic sukses membuktikan kualitasnya hingga mengunci posisi kiper utama.
Statistik mencatat keunggulannya yang telak atas pesaingnya: ia hanya kebobolan 16 gol dari 23 laga, berbanding jauh dari duet Joronen-Radu yang kebobolan 36 gol dalam 22 laga. Musim lalu, ia bahkan mencatatkan 16 clean sheet dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di divisinya.
Sempat mengalami sedikit ketidakstabilan di awal musim ini, Stankovic berhasil bangkit dan kembali tampil spektakuler, salah satunya saat menunjukkan aksi impresif ketika menghadapi Napoli.
Tanpa Buy-Back Clause, Inter Pegang Kartu As 50%
Sebagaimana dilaporkan oleh Tuttosport, Inter Milan tidak memiliki klausal pembelian kembali (buy-back clause) secara langsung dalam kontrak penjualan Stankovic ke Venezia. Kendati demikian, Nerazzurri memiliki kartu as berupa hak 50% dari hasil penjualan masa depan (future resale percentage).
Skema klausul 50% ini memberikan keuntungan finansial yang sangat besar bagi Inter jika mereka memutuskan untuk membawa kembali sang kiper ke San Siro, karena secara efektif Inter hanya perlu membayar setengah dari harga pasar yang ditetapkan Venezia.
Evaluasi Sektor Kiper Inter Milan: Rencana Presiden Marotta
Saat ini, manajemen Inter Milan sedang mengevaluasi komposisi penjaga gawang mereka secara menyeluruh. Posisi Josep Martinez dikabarkan sedang berada di bawah penilaian intensif.
Jika manajemen memutuskan untuk merombak sektor kiper pada akhir musim nanti, Presiden Giuseppe Marotta diprediksi akan mengambil dua langkah strategis:
- Merekrut Kiper Utama Berpengalaman: Marotta hampir dipastikan akan mengincar kiper top (big) yang siap pakai dan memiliki keandalan tinggi untuk mengawal gawang utama.
- Filip Stankovic (yang akan genap berusia 25 tahun pada Februari mendatang) dipandang sebagai aset investasi prospektif.
Opsi Skenario: Pinjamkan Kembali Sebelum Perkuat Inter pada 2028
Inter terus memantau perkembangan Stankovic untuk menentukan apakah saatnya tepat membawanya kembali ke bawah naungan klub.
Skenario yang paling memungkinkan adalah membelinya kembali pada akhir musim, untuk kemudian meminjamkannya kembali ke klub Serie A lain demi menambah jam terbang di kasta tertinggi.
Langkah ini dilakukan guna menunda keputusan final hingga musim panas 2028, momen di mana Stankovic diproyeksikan siap kembali ke San Siro sebagai kiper pelapis (vice), atau bahkan memperebutkan posisi kiper utama.

Leave a Reply