
Harapan Inter Milan untuk mendatangkan bek tangguh Cristian “Cuti” Romero pada bursa transfer musim panas ini mulai memudar.
Pakar transfer ternama Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Nerazzurri saat ini belum mampu melanjutkan proses transfer karena masih terhambat kondisi finansial yang bergantung pada penjualan sejumlah pemain.
Situasi tersebut membuka peluang besar bagi klub lain untuk mengambil alih perburuan sang bek asal Argentina. Dalam beberapa jam terakhir, Atletico Madrid disebut mulai bergerak agresif, sementara Arsenal juga dikabarkan telah melakukan pendekatan awal.
Inter Sudah Berikan Penjelasan Resmi kepada Kubu Romero
Melalui kanal YouTube pribadinya, Fabrizio Romano menjelaskan bahwa Inter telah melakukan komunikasi resmi dengan perwakilan Cristian Romero.
Menurut Romano, manajemen Nerazzurri secara formal menyampaikan bahwa mereka belum bisa melanjutkan proses transfer dari sisi finansial sebelum berhasil melepas beberapa pemain dari skuad utama.
Langkah ini menunjukkan bahwa Inter sebenarnya masih mempertahankan minat terhadap Romero. Namun, keterbatasan anggaran membuat klub tidak dapat mengambil langkah konkret dalam waktu dekat.
Kesepakatan dengan Tottenham Sebenarnya Sudah Mulai Terbentuk
Yang membuat situasi semakin menarik adalah fakta bahwa Inter sebenarnya telah memiliki dasar kesepakatan dengan Tottenham Hotspur.
Romano mengungkapkan bahwa kedua klub sudah berada di jalur yang positif dengan angka transfer sekitar 40 juta euro. Bahkan, syarat pribadi dari pihak Romero juga disebut tidak menjadi kendala besar.
Artinya, hambatan utama bukan lagi soal negosiasi dengan Tottenham maupun sang pemain, melainkan kondisi internal Inter sendiri.
“Mengenai Cuti Romero, ada satu hal yang perlu diperjelas: berdasarkan informasi yang saya dapat, Inter telah kembali menegaskan kepada pihak yang mewakili Cuti Romero bahwa mereka belum bisa melanjutkan proses transfer dari sisi finansial selama belum ada pemain yang dijual. Hal tersebut telah disampaikan secara resmi oleh pihak klub,” ungkap Romano.
Penjualan Pemain Jadi Kunci Operasi Transfer
Saat ini Inter masih menunggu beberapa pemain keluar dari klub sebelum bisa membuka ruang anggaran baru.
Beberapa nama yang disebut Fabrizio Romano antara lain:
- Benjamin Pavard
- Davide Frattesi
- Beberapa pemain lain yang masuk daftar jual
Selama proses penjualan tersebut belum menghasilkan pemasukan yang cukup, Inter tidak dapat mengaktifkan operasi transfer Romero.
Kondisi inilah yang membuat waktu menjadi musuh terbesar Nerazzurri.
“Sudah ada dasar kesepakatan dengan Tottenham di angka 40 juta euro. Persyaratan dari pihak pemain juga sudah diketahui dan sebenarnya tidak sulit untuk dipenuhi. Namun, Inter saat ini masih berhenti karena Benjamin Pavard, Davide Frattesi, dan pemain-pemain lain yang masuk daftar jual belum juga hengkang. Dalam komunikasi terbaru tersebut, Inter kembali menegaskan bahwa mereka belum bisa melanjutkan proses transfer untuk saat ini,” lanjut Romano.
Atletico Madrid Bergerak Cepat Manfaatkan Situasi
Ketika Inter terpaksa menunggu, Atletico Madrid justru mulai meningkatkan intensitas pendekatan mereka terhadap Cristian Romero.
Menurut Romano, klub asal Spanyol tersebut kini datang dengan kekuatan penuh dan berusaha memanfaatkan kebuntuan yang dialami Inter.
Situasi ini membuat peluang Atletico semakin besar untuk menjadi tujuan berikutnya bagi bek juara dunia bersama Argentina tersebut.
Arsenal Ikut Memantau, Meski Ada Kendala Rivalitas
Selain Atletico Madrid, Arsenal juga tidak tinggal diam.
The Gunners disebut telah menghubungi pihak terkait untuk mencari informasi mengenai kemungkinan transfer Romero.
Meski demikian, terdapat satu hambatan penting. Hubungan rivalitas antara Arsenal dan Tottenham membuat negosiasi antarklub diperkirakan tidak akan berjalan semudah jika pembelinya berasal dari luar Inggris.
Namun demikian, ketertarikan Arsenal menunjukkan bahwa persaingan mendapatkan tanda tangan Romero masih sangat terbuka.
“Sementara itu, Atletico Madrid kini datang dengan langkah yang sangat agresif. Inter perlahan mulai kehilangan salah satu targetnya, dan itulah kenyataannya, karena proses penjualan pemain masih mandek. Kita juga perlu memantau Arsenal, yang telah melakukan kontak untuk mencari informasi. Kendalanya dalam kasus ini adalah hubungan rivalitas antara kedua klub. Namun, Arsenal memang sudah menghubungi pihak terkait untuk meminta informasi.”
Fabrizio Romano menegaskan bahwa realitas saat ini cukup jelas: Inter mulai kehilangan kendali atas perburuan Cristian Romero.
Bukan karena kalah dalam negosiasi ataupun harga yang terlalu mahal, melainkan karena klub belum mampu menyelesaikan agenda penjualan pemain yang menjadi syarat utama untuk membuka ruang finansial.
Jika dalam beberapa hari ke depan belum ada perkembangan signifikan terkait pemain yang akan dilepas, peluang Inter untuk mendatangkan Romero bisa semakin menipis.

Leave a Reply