
Inter Milan resmi mengakhiri kerja sama dengan Piero Ausilio setelah 28 tahun pengabdian.
Sebagai langkah cepat, Nerazzurri menunjuk mantan wakilnya, Dario Baccin, untuk mengisi posisi baru sebagai chief sports officer (Direktur Olahraga).
Inter Milan resmi memasuki babak baru dalam struktur manajemen klub. Piero Ausilio meninggalkan Nerazzurri setelah 28 tahun, sekaligus mengakhiri salah satu perjalanan terpanjang seorang pejabat sepak bola di klub Serie A tersebut.
Kepergian Ausilio diumumkan secara resmi oleh Inter sehari setelah bursa transfer musim panas 2026 ditutup.
Pada saat yang sama, klub langsung mengumumkan Dario Baccin sebagai chief sports officer baru, menggantikan peran yang sebelumnya dijalankan Ausilio.
Pergantian tersebut menandai perubahan besar di balik layar Inter, meski klub memilih mempertahankan unsur kesinambungan dengan mempromosikan sosok yang selama ini bekerja sangat dekat dengan Ausilio.
Piero Ausilio Tinggalkan Inter Setelah 28 Tahun
Ausilio pertama kali bergabung dengan Inter pada akhir 1990-an sebagai sekretaris di sektor akademi. Dari posisi tersebut, ia secara perlahan menaiki jenjang karier di dalam klub hingga akhirnya dipercaya menjadi direktur olahraga tim utama pada 2014.
Sejak saat itu, Ausilio menjadi salah satu figur penting dalam pengelolaan skuad Nerazzurri.
Selama hampir tiga dekade bersama Inter, ia ikut menyaksikan berbagai fase perjalanan klub, mulai dari periode penuh kejayaan hingga masa pembangunan kembali tim.
Dalam periode tersebut, Inter berhasil memenangkan Serie A, Coppa Italia, dan Supercoppa Italiana masing-masing tiga kali. Nerazzurri juga dua kali mencapai final Liga Champions dan sekali tampil di final Liga Europa.
Setelah 28 tahun, perjalanan tersebut akhirnya berakhir.
Pesan Emosional Ausilio untuk Inter
Dalam pesan perpisahannya yang dipublikasikan melalui situs resmi klub, Ausilio mengungkapkan betapa berat keputusan untuk meninggalkan Inter.
“Setelah 28 tahun yang tak terlupakan, tibalah momen tersulit: mengucapkan selamat tinggal kepada sesuatu yang tidak pernah hanya menjadi sebuah tim bagi saya, tetapi sudah seperti kulit kedua.”
Ausilio juga menggambarkan betapa dalam hubungannya dengan klub yang telah menjadi bagian besar dari kehidupannya.
Ia menyebut Inter sudah mengalir dalam darahnya dan menjadi bagian dari kesehariannya selama hampir tiga dekade.
“Saya meninggalkan jabatan ini, tetapi saya tidak akan pernah bisa memisahkan diri dari warna-warna ini,” tulis Ausilio.
Menurutnya, kepergian tersebut bukan sekadar berakhirnya sebuah bab profesional. Ia merasa meninggalkan sebagian dari dirinya di tempat yang paling dicintainya.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan Ausilio dengan Inter jauh lebih dalam dibanding sekadar hubungan antara seorang direktur olahraga dan klub.
Marotta Beri Penghormatan untuk Ausilio
Presiden Inter, Beppe Marotta, juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ausilio selama 28 tahun.
Marotta berterima kasih kepada Ausilio atas nama seluruh klub, pemilik, serta setiap karyawan yang menjadi bagian dari keluarga besar Nerazzurri.
Ia juga menyoroti perjalanan yang telah mereka lalui bersama, termasuk berbagai kemenangan, pekerjaan intens, serta momen-momen penuh gairah selama berada di Inter.
Perpisahan ini sekaligus mengakhiri kerja sama panjang antara dua figur penting dalam struktur sepak bola Inter.
Pergantian Terjadi Setelah Bursa Transfer Ditutup
Waktu kepergian Ausilio juga menjadi sorotan. Inter mengumumkannya sehari setelah bursa transfer musim panas 2026 berakhir.
Pada mercato musim panas tersebut, Nerazzurri melakukan sejumlah langkah penting untuk memperkuat skuad.
Inter mendatangkan tiga pemain berkebangsaan Inggris, yakni John Stones, Djed Spence, dan Curtis Jones. Klub juga mempermanenkan kembali Aleksandar Stankovic dari Club Brugge.
Dengan demikian, Ausilio meninggalkan Inter setelah menyelesaikan salah satu aktivitas transfer terakhirnya bersama klub.
Sebelumnya, Ausilio diketahui berada di tahun terakhir kontraknya. Laporan yang muncul sebelum pengumuman resmi menyebutkan bahwa kesepakatan untuk memperpanjang kerja sama tidak kunjung tercapai.
Kini, Inter telah secara resmi mengonfirmasi berakhirnya hubungan tersebut.
Dario Baccin Langsung Naik Jabatan
Tidak membutuhkan waktu lama untuk mencari pengganti. Inter langsung menunjuk Dario Baccin, mantan wakil Ausilio, untuk mengisi posisi baru sebagai chief sports officer.
Baccin bukan sosok asing bagi lingkungan Nerazzurri. Ia telah lama menjadi bagian dari area teknis klub dan memahami secara langsung cara kerja struktur olahraga Inter.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Inter tidak melakukan perubahan secara radikal. Sebaliknya, klub memilih memberikan tanggung jawab lebih besar kepada figur yang sudah memahami sistem internal.
Marotta menjelaskan bahwa Baccin mengenal klub dengan baik dan kini siap mengambil peran baru yang telah dirancang oleh pihak kepemilikan dan manajemen.
Menurut Marotta, keputusan tersebut memang inovatif dari sisi struktur, tetapi tetap mempertahankan kesinambungan manajerial.

Leave a Reply