Pedullà: Inter “Sudah Puas”, Tapi Chivu Masih Minta Satu Pemain di Sisi Kanan

Bursa transfer Inter Milan memasuki fase yang semakin menarik. Setelah serangkaian pertandingan pramusim memberikan sejumlah sinyal positif, kebutuhan Nerazzurri di mercato mulai terlihat berbeda dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Menurut pakar transfer Alfredo Pedullà, Inter saat ini berada dalam kondisi yang bisa disebut “sudah kenyang”. Artinya, klub merasa skuad yang tersedia sudah cukup kompetitif setelah mendapatkan banyak respons positif dari pertandingan uji coba pramusim.

Namun, ada satu posisi yang masih dianggap membutuhkan tambahan pemain, yakni sisi kanan.

Di sinilah muncul perbedaan pandangan menarik antara manajemen klub dan pelatih Cristian Chivu.

Inter Sudah Mendapat Banyak Jawaban dari Pramusim

Pedullà menilai performa tim menjadi faktor besar yang memengaruhi strategi mercato Inter.

Pertandingan pramusim tidak menentukan trofi, tetapi memberikan kesempatan kepada Chivu dan manajemen untuk melihat secara langsung kualitas pemain yang tersedia.

Salah satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Andy Diouf.

Gelandang asal Prancis tersebut mencetak gol saat menghadapi Juventus dan sebelumnya juga telah menunjukkan perkembangan positif. Penampilannya membuat Chivu semakin percaya diri memberikan tanggung jawab lebih besar kepadanya.

Perkembangan Diouf secara tidak langsung mengubah persepsi mengenai kebutuhan Inter di bursa transfer.

Jika sebelumnya klub mungkin merasa harus mencari tambahan pemain di beberapa area, performa pemain yang sudah ada kini membuat sejumlah posisi terlihat lebih aman.

Di antara pemain yang mendapatkan keuntungan terbesar dari pramusim adalah Diouf.

Chivu disebut sangat senang dengan perkembangan sang pemain. Selain kontribusi ofensif, perkembangan Diouf dalam menjalankan tugas defensif juga menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian.

Gol ke gawang Juventus semakin memperkuat kesan positif tersebut.

Bagi Inter, kondisi seperti ini tentu menguntungkan. Pemain yang sudah berada dalam skuad dapat memberikan solusi tanpa klub harus mengeluarkan dana tambahan di pasar transfer.

Namun, Chivu tampaknya masih menginginkan tambahan kualitas.

Chivu Tetap Ingin Pemain Baru di Sisi Kanan

Meskipun Inter dinilai sudah memiliki skuad yang kompetitif, Pedullà menegaskan bahwa Nerazzurri tetap akan melakukan sesuatu di mercato.

Area yang paling jelas adalah sisi kanan.

Chivu membutuhkan pemain yang dapat memberikan karakter berbeda dalam permainan Inter. Sosok tersebut diharapkan mampu bermain agresif, memiliki kemampuan satu lawan satu, serta memberikan variasi serangan.

Kebutuhan ini menjadi semakin jelas setelah Luis Henrique dinilai lebih optimal di sisi kiri.

Dengan begitu, Inter membutuhkan pemain yang benar-benar bisa mengisi atau memperkuat sektor kanan, bukan hanya menambah jumlah pemain.

Inter Masih Pantau Moussa Diaby

Nama Moussa Diaby masih berada dalam radar, meski situasinya cukup rumit.

Pedullà menyebut Inter masih perlu memantau perkembangan transfer Diaby hingga sang pemain benar-benar menandatangani kontrak dengan klub lain.

Saat ini, Bayer Leverkusen menjadi pihak yang berada dalam posisi kuat untuk mendapatkan pemain tersebut.

Inter tentu tidak ingin menutup pintu sebelum transfer benar-benar selesai. Namun, Nerazzurri juga tidak berada dalam posisi untuk menunggu tanpa batas waktu.

Jika peluang Diaby tertutup, Inter harus menentukan alternatif.

Bagaimana dengan Curtis Jones?

Selain sektor kanan, masa depan Curtis Jones juga masih menjadi salah satu cerita yang menarik.

Inter telah lama menginginkan gelandang Liverpool tersebut, tetapi transfernya belum mengalami kemajuan signifikan.

Harga yang diminta Liverpool menjadi salah satu faktor utama.

Pedullà menilai Inter akan terus melihat perkembangan situasi Jones, tetapi belum ada tanda bahwa pemain tersebut akan menjadi prioritas mutlak dalam waktu dekat.

Dengan kondisi lini tengah yang sudah cukup padat, Inter harus mempertimbangkan apakah investasi besar untuk Jones memang diperlukan.

Frattesi dan Asllani Masih Bisa Mengubah Situasi

Dua nama lain yang dapat memengaruhi mercato Inter adalah Davide Frattesi dan Kristjan Asllani.

Jika salah satu atau bahkan keduanya meninggalkan klub, struktur lini tengah Inter bisa mengalami perubahan.

Frattesi memiliki nilai pasar tinggi dan terus dikaitkan dengan kemungkinan transfer. Sementara Asllani juga belum sepenuhnya mendapatkan kepastian mengenai masa depannya.

Menariknya, Pedullà bahkan menyebut kemungkinan Asllani dapat dimasukkan ke dalam skenario transfer Diaby.

Jika skenario tersebut terjadi, Inter bisa mendapatkan pemain yang mereka inginkan sekaligus menyelesaikan situasi pemain yang tidak sepenuhnya menjadi pilihan utama.

Pavard Kini Sulit Digantikan

Satu perkembangan lain yang cukup menarik adalah situasi Benjamin Pavard.

Sebelumnya, bek Prancis tersebut sempat masuk daftar pemain yang berpotensi meninggalkan Inter.

Namun, situasinya berubah.

Pavard menolak berbagai opsi yang datang dan akhirnya semakin menunjukkan bahwa dirinya merupakan bagian penting dari skuad Chivu.

Pedullà bahkan menyebut Pavard kini hampir menjadi pemain yang tidak tergantikan.

Kondisi tersebut turut memengaruhi mercato Inter karena klub tidak lagi harus mencari pengganti untuk posisi tersebut.

Inter “Sangat Puas”, Chivu Justru Belum Puas

Inilah bagian paling menarik dari analisis Pedullà.

Secara keseluruhan, Inter merasa cukup puas dengan kondisi skuad saat ini.

Pramusim memberikan banyak respons positif. Pemain-pemain yang sebelumnya diragukan mampu memberikan jawaban, sementara beberapa nama baru mulai menunjukkan adaptasi yang baik.

Namun, dari sudut pandang Chivu, situasinya sedikit berbeda.

Sang pelatih tetap menginginkan tambahan pemain.

Chivu tampaknya tidak ingin hanya memiliki skuad yang cukup untuk bersaing. Ia ingin memiliki lebih banyak variasi taktik dan opsi ketika menghadapi situasi sulit sepanjang musim.

Karena itu, kebutuhan pemain kanan masih menjadi agenda utama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*