Marotta Tutup Pintu untuk Kembalinya Mauro Icardi ke Inter Milan

Krisis penyerang yang sempat melanda Inter Milan baru-baru ini memicu berbagai spekulasi liar di bursa transfer.

Salah satu rumor paling mengejutkan adalah kabar bahwa mantan kapten sekaligus mesin gol Nerazzurri, Mauro Icardi, menawarkan dirinya untuk kembali ke Giuseppe Meazza.

Namun, Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, segera menepis kabar burung tersebut dengan pernyataan yang sangat tegas.

Bagi Marotta dan proyek masa depan Inter di bawah asuhan pelatih Cristian Chivu, babak bersama penyerang asal Argentina tersebut telah benar-benar ditutup.

Awal Mula Rumor: Krisis Lini Serang di Laga Derby

Spekulasi kembalinya Mauro Icardi tidak muncul tanpa alasan. Rumor ini berhembus kencang setelah Inter Milan mengalami krisis lini depan yang cukup parah menjelang laga Derby della Madonnina melawan AC Milan.

Saat itu, sang kapten utama, Lautaro Martinez, harus absen karena cedera. Situasi diperburuk oleh badai flu yang menyerang skuad Nerazzurri, membuat dua penyerang lainnya, Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny, terpaksa menepi.

Alhasil, pelatih Cristian Chivu hanya memiliki Marcus Thuram sebagai satu-satunya tumpuan di lini serang.

Melihat krisis darurat tersebut, Icardi, yang sedang berstatus bebas transfer (free agent) dan pernah membela panji kebesaran Inter pada periode 2013 hingga 2019 dikabarkan menawarkan diri untuk kembali merumput di San Siro sebagai solusi jangka pendek.

Marotta: Icardi Bukan Bagian dari Rencana Inter

Menanggapi laporan bahwa Icardi telah menyodorkan dirinya kepada pihak klub, Beppe Marotta memberikan jawaban yang lugas.

Sang Presiden memastikan bahwa pihak manajemen sama sekali tidak menerima tawaran tersebut, dan jika pun ada, Icardi sudah tidak memiliki tempat di skuad saat ini.

“Saya tidak tahu kepada siapa dia (Icardi) menawarkan dirinya, tetapi kami tidak mendengar apa pun tentang itu,” tegas Marotta kepada Sky Sport Italia.

Meski menolak kembalinya sang mantan kapten, Marotta tetap menunjukkan rasa hormat atas kontribusi Icardi di masa lalu.

“Dia adalah pemain yang telah memberikan banyak hal untuk Inter. Namun sejujurnya, dia bukan bagian dari rencana kami, sama seperti kami juga tidak sedang mencari striker kelima,” tambahnya.

Percaya Penuh pada Skuad Saat Ini

Marotta menganggap krisis penyerang di laga derby hanyalah sebuah anomali atau nasib buruk semata, bukan indikasi bahwa Inter Milan kekurangan amunisi. Ia menilai skuad yang ada saat ini sudah cukup tangguh dan produktif.

“Itu murni hanya kebetulan bahwa semua pemain yang absen berada di area yang sama di dalam tim. Kami sama sekali tidak punya masalah dengan urusan mencetak gol, karena kami adalah salah satu tim paling produktif di Italia,” jelas eks petinggi Juventus tersebut.

Inter Milan menegaskan bahwa mereka akan tetap berpegang pada rencana awal musim. Kembalinya striker seperti Esposito dan Bonny dari masa pemulihan dinilai sudah lebih dari cukup untuk mendampingi Lautaro dan Thuram.

Keputusan tegas Marotta ini sekaligus memberikan sinyal dukungan penuh kepada pelatih Cristian Chivu.

“Cristian Chivu adalah pelatih modern yang tahu bagaimana memaksimalkan potensi pemain.” Pungkasnya.

Sang Presiden meyakini bahwa Chivu adalah sosok pelatih modern yang tahu persis bagaimana memaksimalkan potensi skuad yang ada saat ini, tanpa harus bernostalgia dengan masa lalu yang penuh polemik bersama Mauro Icardi.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*