
Inter Milan berhasil memberikan respons instan usai kekalahan pahit di laga Derby della Madonnina.
Bertandang ke markas Feyenoord, Stadion De Kuip, skuad Nerazzurri sukses mencuri poin penuh dengan kemenangan telak 3-0 pada matchday 4 fase liga Champions League 2026-27.
Yann Bisseck, yang membuka keran gol Inter di laga tersebut membagikan pandangannya mengenai performa tim dan kebangkitan mental skuad asuhan Cristian Chivu.
Berbicara kepada Sky Sport seusai pertandingan, bek asal Jerman ini menegaskan bahwa Inter Milan telah memberikan jawaban yang tepat di atas lapangan.
Selebrasi Spontan dan Kebangkitan Tim
Gol pembuka Bisseck di menit kedelapan tidak hanya meruntuhkan mental tuan rumah, tetapi juga memicu selebrasi yang cukup menarik perhatian.
Saat ditanya mengenai gaya perayaannya, Bisseck mengaku bahwa hal itu terjadi secara alamiah tanpa persiapan khusus.
“Respons yang sangat tepat. Selebrasi? Saya hanya melakukan apa yang terlintas di pikiran saya saat itu, tidak ada yang dipersiapkan sebelumnya,” ungkap Bisseck.
Baginya, kontribusi untuk tim adalah yang utama, terutama di momen krusial setelah tim menelan hasil negatif.
“Selalu menyenangkan bisa mencetak gol dan membantu tim. Kami bereaksi dengan sangat baik setelah kekalahan (di derby). Memang begitulah sepak bola: Anda tidak boleh kalah, tetapi itu bisa terjadi, dan hari ini kami tampil sangat baik,”
Menutup Telinga dari Kritik Eksternal
Kekalahan 3-1 dari AC Milan di liga domestik sempat memicu berbagai kritik tajam yang diarahkan kepada skuad Inter. Namun, Bisseck menegaskan bahwa ruang ganti Nerazzurri tetap solid dan tidak terpengaruh oleh opini publik.
“Ketika kami kalah dalam satu pertandingan, kami tiba-tiba dicap sebagai tim terburuk di dunia. Kami tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain,” tegas pemain berusia 25 tahun tersebut.
Mentalitas inilah yang menjadi kunci kemenangan dominan di Rotterdam.
“Kami tetap bersatu, kami berada di jalur yang tepat. Memang masih banyak hal yang harus dipelajari dan diperbaiki, tetapi kami adalah tim yang sangat kuat,”
Pentingnya Komunikasi dan Candaan Peringkat Gol
Kunci lain dari kebangkitan cepat Inter adalah komunikasi internal yang terbuka pasca-derby. Bisseck menyoroti bahwa evaluasi dan dialog antarpemain menjadi fondasi penting untuk menjaga fokus tim di sisa musim yang masih panjang.
“Selalu penting untuk saling berbicara satu sama lain. Kami harus terus bersatu. Musim ini masih sangat panjang dan kita baru berada di awal, jadi kami sama sekali tidak merasa khawatir,” jelasnya.
Menutup wawancara, Bisseck menyempatkan diri melontarkan candaan saat reporter bertanya apakah gol indah melengkungnya ke gawang Feyenoord adalah gol terbaik dalam kariernya.
“Gol terindah yang pernah saya cetak? Bukan. Masuk Top 5? Tidak. Mungkin Top 7.” Pungkasnya sambil tersenyum.
Kemenangan ini membawa Inter Milan mengoleksi enam poin di fase liga Champions League, sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim untuk menghadapi jadwal padat berikutnya.

Leave a Reply