Malam Kelam Luis Henrique di Laga Bologna vs Inter: “Berkarat” Akibat Jarang Main

Keputusan pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, untuk melakukan rotasi di sektor bek sayap kanan saat bersua Bologna pada pekan ke-7 Serie A 2026-27 berbuah sorotan tajam.

Diturunkan sebagai starter, Luis Henrique justru menyajikan penampilan yang jauh dari harapan.

Media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, bahkan memberikan nilai terendah 4.5 dan menobatkannya sebagai pemain terburuk pada pertandingan yang berlangsung di Stadio Renato Dall’Ara tersebut.

Dari Letargo Menjadi Disaster: Kombinasi Blunder di Babak Pertama

Sejak Denzel Dumfries absen, Chivu sebenarnya lebih sering mengandalkan Andy Diouf di posisi bek sayap kanan.

Namun pada laga kontra Bologna, Chivu memilih memberikan kesempatan berharga bagi Luis Henrique untuk tampil sejak menit awal.

Sayangnya, masa penantian panjang Henrique untuk kembali merumput justru berakhir buruk.

Dalam lima penampilan dari tujuh laga terakhir, di mana dua di antaranya ia habiskan di bangku cadangan, ini adalah kali pertama ia dipasang sebagai starter.

Efek terlalu lama tak dimainkan membuat pergerakannya terlihat canggung dan “berkarat”. Hanya dalam tempo beberapa menit awal, Henrique membuat dua kesalahan krusial:

  • Buang Peluang Emas: Berdiri tanpa kawalan saat memanfaatkan situasi sepak pojok Federico Dimarco, Henrique gagal mengonversikannya menjadi gol pembuka yang seharusnya bisa membawa Inter unggul 1-0.
  • Blunder Fatal Berbuah Gol: Tak lama berselang, ia kehilangan penguasaan bola akibat tekanan Juan Miranda. Bola liar tersebut langsung dimanfaatkan Pobega untuk mencetak gol pembuka bagi Bologna.

Membaik di Babak Kedua, Namun Belum Cukup Menyelamatkan Penampilan

Meskipun performanya sedikit membaik di babak kedua setelah Inter mulai mengontrol jalannya pertandingan, La Gazzetta dello Sport menilai kontribusinya secara keseluruhan tetap di bawah standar.

“Berkarat akibat minimnya menit bermain, ia langsung membuat bencana: gagal memanfaatkan peluang emas, dan menjadi penyebab timnya tertinggal. Agak membaik setelahnya,” tulis ulasan dari La Gazzetta dello Sport.

Kendati Inter Milan akhirnya sukses membalikkan kedudukan menjadi 3-1 lewat gol-gol Marcus Thuram, Carlos Augusto, dan Ange-Yoan Bonny, nilai merah 4.5 tetap menjadi tamparan keras bagi Henrique.

Tantangan Berat bagi Cristian Chivu di Sektor Sayap Kanan

Laga ini menegaskan bahwa persaingan di sektor bek sayap kanan Inter Milan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Cristian Chivu.

Ketika Andy Diouf diistirahatkan, belum ada opsi pelapis yang benar-benar siap secara fisik dan mental untuk langsung tampil dalam pertandingan bertensi tinggi.

Bagi Luis Henrique, penampilan kelam di Renato Dall’Ara ini menjadi peringatan keras. Jika ingin terus bersaing memperebutkan tempat di skuat utama Nerazzurri, pemain asal Brasil tersebut harus segera mengembalikan bentuk permainan terbaiknya dan meminimalisasi kesalahan mendasar di lapangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*