Barella: “Sulit Bagi Siapa Pun Kalahkan Inter Jika Aspek Ini Diperbaiki”

Gelandang andalan Inter Milan, Nicolò Barella, menegaskan komitmen penuh timnya untuk mempertahankan gelar juara Serie A (Scudetto) musim ini, 2026-27.

Pernyataan tersebut disampaikan Barella dalam wawancara pasca-pertandingan bersama DAZN usai Nerazzurri sukses memetik kemenangan comeback 3-1 atas Bologna di Stadio Renato Dall’Ara. Sabtu (17/10/26) malam WIB.

Dalam wawancara tersebut, Barella menyoroti pentingnya peran seluruh anggota tim, termasuk para pemain yang masuk dari bangku cadangan, serta memberikan pandangannya terkait kepemimpinan di ruang ganti.

Pujian untuk Carlos Augusto dan Kekuatan Kolektif Tim

Salah satu kunci sukses kemenangan Inter atas Bologna adalah dampak instan dari para pemain pengganti. Carlos Augusto mencatatkan namanya di papan skor hanya beberapa saat setelah masuk ke lapangan di babak kedua.

Barella secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada rekan setimnya tersebut dan menegaskan bahwa di bawah asuhan Cristian Chivu, tidak ada istilah pemain utama atau pelapis.

“Saya hanya bisa memberikan pujian kepada Carlos Augusto,” ujar Barella kepada DAZN.

“Orang-orang selalu berbicara tentang pemain starter, siapa yang bermain dan siapa yang duduk di bangku cadangan. Namun, ada pemain-pemain seperti dirinya: jika ada pemain yang masuk dan memberikan dampak seperti itu, artinya tidak ada istilah pemain cadangan di tim ini,”

“Kami adalah satu grup yang ingin mempertahankan Scudetto di dada, dan itulah guna sebuah tim,”

Soal Ban Kapten: Lautaro Adalah Kapten Kami

Absennya Lautaro Martinez akibat cedera membuat Barella dipercaya memimpin tim di lapangan. Kendati demikian, gelandang timnas Italia tersebut dengan rendah hati menegaskan posisi Lautaro sebagai pemimpin sejati Nerazzurri.

“Saya kapten? Tidak, kapten kami adalah Lautaro,” tegas Barella.

“Untuk menjadi pemain penting bagi tim, Anda tidak wajib memakai ban kapten. Sudah sepantasnya ban itu milik Lauti, tetapi saya akan selalu berusaha membantu tim secara maksimal,”

Catatan Evaluasi: Memperbaiki Pendekatan Awal Laga

Meski berhasil membawa pulang tiga poin penuh, Barella tidak menutup mata terhadap kelemahan timnya, terutama pada menit-menit awal pertandingan di mana Inter sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Tommaso Pobega.

Menurut Barella, jika Inter mampu memperbaiki koordinasi dan fokus sejak peluit kick-off, Nerazzurri akan menjadi tim yang sangat sulit ditaklukkan oleh lawan mana pun.

“Kami tahu kami harus berkembang. Hari ini pun kami sempat kesulitan di menit-menit awal, kami harus memperbaiki pendekatan awal pertandingan. Sebab jika kami berhasil melakukannya (memperbaiki pendekatan awal laga), akan sangat sulit bagi siapa pun untuk menghadapi kami.” Pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*