Luca Toni Jagokan Inter Pertahankan Scudetto, Kekalahan dari Real Madrid Tak Goyahkan Keyakinan

Persaingan perebutan Scudetto mulai menunjukkan arah menarik setelah tiga giornata Serie A musim ini (2026-27). Namun, bagi mantan penyerang timnas Italia, Luca Toni, Inter Milan masih menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar Serie A.

Toni menilai keunggulan Inter bukan sekadar terletak pada kualitas sebelas pemain yang turun sebagai starter. Menurutnya, kedalaman skuad Nerazzurri menjadi faktor penting yang membuat mereka memiliki keunggulan dibanding para pesaing.

Penilaian tersebut disampaikan Toni ketika membahas persaingan Serie A dalam sebuah acara yang berkaitan dengan World Padel Tour.

Roma Tampil Meyakinkan

Pertama-tama, Toni memberikan perhatian khusus kepada AS Roma yang mengawali musim dengan performa positif.

Menurutnya, Roma telah menunjukkan organisasi permainan yang baik dan mampu membangun atmosfer positif sejak awal musim. Kehadiran pemain berkualitas seperti Paulo Dybala juga menjadi pembeda ketika berada dalam kondisi terbaik.

“Roma mengawali musim dengan sangat kuat dan mereka tampil sebagai satu kesatuan. Kemudian, ketika Anda memiliki Dybala dalam kondisi seperti ini dan dia dalam keadaan fit, dia bisa membuat perbedaan,” ujar Toni.

Selain Dybala, Toni juga menyoroti kualitas striker Roma yang dinilainya sangat cocok dengan karakter permainan yang diinginkan Gian Piero Gasperini.

“Mereka juga memiliki seorang striker yang sangat kuat, seolah-olah memang diciptakan khusus untuk permainan Gasperini. Untuk saat ini semuanya berjalan dengan baik,”

Namun, ada satu tantangan besar yang menurut Toni akan menguji konsistensi Roma, yakni jadwal padat.

Ketika harus bermain setiap tiga hari, Roma akan dituntut mampu mengelola energi dan menjaga konsistensi performa. Menurut Toni, fase tersebut bisa menjadi ujian sebenarnya bagi tim yang saat ini sedang menikmati antusiasme tinggi.

“Tetapi, kita lihat ketika mereka harus bermain setiap tiga hari. Mereka harus pandai mengatur energi,”

Inter Tetap Favorit Toni

Roma akan mendapatkan ujian besar ketika berhadapan langsung dengan Inter.

Bagi Toni, pertandingan tersebut akan menjadi duel antara dua tim kuat. Namun, ia tetap menempatkan Inter sebagai favorit utama.

“Bagi saya, Inter adalah yang terkuat, terutama karena jumlah pemain yang mereka miliki, bukan hanya sebelas pemain,” kata Toni.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kedalaman skuad menjadi salah satu alasan utama Toni menjagokan Nerazzurri.

Dalam kompetisi panjang seperti Serie A, kualitas bangku cadangan memang bisa menjadi faktor penentu. Cedera, akumulasi kartu, rotasi, dan jadwal pertandingan yang padat membuat sebuah tim tidak mungkin hanya bergantung pada sebelas pemain terbaiknya.

Inter, menurut Toni, memiliki keuntungan karena mampu mempertahankan level kualitas meski melakukan perubahan dalam komposisi pemain.

Kekalahan dari Real Madrid Tidak Ubah Penilaian

Menariknya, Toni tetap memilih Inter meski Nerazzurri baru saja mengalami kekalahan 1-2 dari Real Madrid di Santiago Bernabéu.

Hasil tersebut memang menjadi pukulan bagi Inter. Namun, Toni melihat pertandingan tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

“Melawan Real Madrid mereka memang kalah, tetapi mereka memiliki peluang dan berani bermain terbuka di sana,” lanjut Toni.

Penilaian tersebut menjadi sinyal bahwa kekalahan di Bernabéu tidak serta-merta menghapus keyakinannya terhadap kualitas Inter.

Justru, keberanian Inter menghadapi Real Madrid di kandangnya menjadi salah satu aspek yang tetap mendapatkan apresiasi.

Nerazzurri tidak datang hanya untuk bertahan, tetapi berusaha memainkan permainan mereka dan menciptakan peluang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*