
Bursa transfer musim panas 2026 belum resmi dimulai, namun dinamika pasar sudah terasa panas antara AS Roma dan Inter Milan.
Menurut laporan L’interista, pelatih Roma, Gian Piero Gasperini ingin memperkuat skuad dengan membidik dua pemain Inter, yakni Davide Frattesi dan Carlos Augusto.
Langkah ini bukan sekadar rumor biasa, melainkan bagian dari rencana besar Roma untuk mampu bersaing di Liga Champions, setelah finish di posisi Tiga klasemen Serie A musim ini.
Inter Milan: Awal dari Revolusi Kecil di Appiano Gentile
Di kubu Inter Milan, musim panas ini berpotensi menghadirkan perubahan signifikan. Beberapa nama mulai masuk dalam daftar evaluasi:
- Henrikh Mkhitaryan dikabarkan akan memperpanjang kontrak satu tahun lagi
- Stefan de Vrij justru mengalami situasi kontrak yang lebih rumit
- Darmian, Acerbi, dan Sommer berpotensi hengkang setelah kontraknya berakhir.
Namun yang paling menyita perhatian adalah masa depan lini tengah dan fleksibilitas skuad Inter.
Davide Frattesi: Tidak Betah Jadi Pelapis
Nama Davide Frattesi kembali menjadi sorotan utama. Meski terikat kontrak hingga 2028, situasinya di Inter belum ideal:
- Minim kontribusi gol musim ini
- Tidak menjadi pilihan utama secara konsisten
- Kurang mendapat kepercayaan penuh dari staf pelatih sebelumnya (termasuk era Cristian Chivu dalam narasi perkembangan tim)
Frattesi disebut menginginkan satu hal utama: peran sentral dan menit bermain reguler. Karena itu, opsi kembali ke Roma menjadi sangat realistis.
Bagi Roma, ini adalah kesempatan emas:
- Pemain sudah mengenal atmosfer Serie A
- Masih berada di usia emas
- Bisa menjadi motor baru lini tengah
Carlos Augusto: Pemain Serbaguna yang Dilirik Roma
Selain Frattesi, nama Carlos Augusto juga masuk radar Roma. Di Inter Milan, Carlos Augusto dikenal sebagai:
- Wing-back kiri
- Bek sayap kanan darurat
- Bahkan bisa dimainkan di beberapa posisi berbeda di lini pertahanan Tiga bek
Statistiknya mungkin tidak mencolok (2 gol dan 2 assist) di semua ajang, tetapi kontribusinya jauh lebih dalam:
- Stabilitas taktik
- Keseimbangan permainan
- Konsistensi di berbagai kompetisi
Masalahnya, justru fleksibilitas itu membuatnya tidak selalu menjadi starter utama di Inter. Roma melihat ini sebagai peluang untuk mendapatkan pemain serba bisa yang bisa langsung memberikan dampak.
Jika transfer ini terjadi, Inter dipastikan harus mencari pengganti dengan profil serupa, dan itu bukan pekerjaan mudah di pasar saat ini.
Manu Koné: Kunci Potensi “Kesepakatan Pertukaran” dengan Roma?
Di tengah rumor dua arah ini, satu nama menarik ikut muncul: Manu Koné.
Gelandang yang sebelumnya juga sempat dipantau Inter ini bisa menjadi bagian dari skenario negosiasi yang lebih kompleks:
- Frattesi ke Roma
- Carlos Augusto bisa masuk diskusi transfer
- Koné menjadi bagian dari pertukaran tidak langsung
Jika benar terjadi, ini akan menjadi salah satu manuver paling menarik di bursa transfer Serie A musim panas ini.

Leave a Reply